5 Obsesi Orang Jepang Sesungguhnya

Kamu mungkin berpikir kalau orang Jepang terobsesi dengan kebersihan dan kerapihan. Atau mungkin dengan olahraga sumo. Tapi nggak juga lho. Berikut adalah beberapa hal yang jadi obsesi di Jepang.

Karaoke

Karaoke berasal dari Jepang dan hingga kini karaoke adalah hal penting bagi mereka. Karaoke meredakan stress bagi orang Jepang dan kalau kamu mendengar orang Jepang berkata “Aku akan pergi ke pub”, maksud mereka bukanlah semacam bar atau lounge, tapi karaoke. Sambil minum bir atau sake.

Pachinko


Sumber Foto: stbooking

Pachinko adalah permainan yang cerdas dan licik. Pachinko adalah semacam judi yang kamu lakukan dengan mesin pinball. Judi itu dilarang oleh pemerintah Jepang, namun Pachinko bisa mengakalinya seperti ini: Kamu membeli beberapa bola dalam sebuah wadah. Jika kamu menang kamu mendapatkan bolamu kembali bahkan lebih banyak, dan jika kamu kalah bolamu hilang. Setelah bermain, bola-bola yang kamu miliki bisa kamu tukar dengan…mainan seperti boneka atau aksesoris di counter penukaran. Tapi di gerai Pachinko tertentu, kamu bisa menukarnya dengan uang tunai. Ini jelas judi terselubung.Tahukah kamu, industri Pachinko ini menghasilkan uang lebih banyak daripada industri mobil.

Wisata

Orang Jepang sangat suka berwisata. Kamu bisa menemukan turis Jepang di seluruh belahan dunia. Dari pantai Waikiki, Afrika, hingga toko-toko mewah di Paris, ada wisatawan dari Jepang di sana. Orang Jepang juga suka berwisata dalam negeri dan inilah kenapa banyak staf hotel di Jepang jarang yang bisa berbahasa Inggris. Karena kebanyakan tamu mereka adalah orang Jepang juga.

Masker

Orang Jepang menggunakan masker kemanapun mereka pergi bahkan ketika mereka tidak sakit. Mereka menggunakan masker agar:

- Tidak tertular flu

- Menghindari percakapan dengan orang asing

Gosip


Sumber Foto: socio rocketnews

Jangan salah. Walau mereka pekerja keras, mereka juga doyan gossip. Ini terbukti dengan banyaknya majalah gossip yang mereka punya, dibumbui dengan cerita-cerita yang setengah benar setengah ngarang. Namun pada pertengahan tahun 2000an, perusahaan koran Mainichi menerjemahkan gossip selebriti Jepang ke bahasa Inggris dan mereka mempublikasikannya dalam rubric yang diberi nama Wai Wai. Hal ini justru membuat banyak orang Jepang merasa dipermalukan dengan rubrik tersebut dan meminta Mainichi untuk meniadakan kolom Wai Wai.

Itulah 5 obsesi orang Jepang yang mungkin belum kamu dengar sebelumnya. (AOZ)