3 Hidangan Tradisional Lezat Jepang Saat Tahun Baru

Periode tahun baru Jepang, yang dikenal sebagai Oshogatsu, merupakan kesempatan yang sangat meriah di sana. Para Keluarga berkumpul, kuil-kuil yang dikunjungi, kartu ucapan khusus tahun baru (nengajō) dipertukarkan dan banyak persiapan untuk menyambutnya, termasuk pembersihan menyeluruh pada rumah. Sejumlah hidangan khusus juga secara eksklusif dimakan selama periode tahun baru, dan hidangan ini juga perlu dimasak atau dibeli menjelang kesempatan tersebut. dibawah ini kita akan melihat 3 hidangan yang secara khusus dinikmati pada waktu spesial dalam satu tahun tersebut.


Toshikoshi Soba


Toshikoshi Soba, khususnya soba panjang yang secara tradisional dimakan pada malam tahun baru. Toshikoshi secara harfiah berarti "persimpangan tahun". Namun, makna lebih dalamnya adalah untuk melepaskan tahun tua dalam persiapan untuk janji di tahun yang baru, dan soba dengan demikian berfungsi sebagai jembatan simbolik antara keduanya. Mie juga sangat mudah untuk putus dan terpisah, sehingga mudah secara simbolis "memotong" masalah dari tahun sebelumnya. Toshikoshi Soba biasanya dimakan dalam sup yang terbuat dari kaldu dashi, mirin dan kecap. Topping untuk soba sangat bervariasi, mencakup udahng tempura, daun bawang, kamaboko (bakso ikan), telur mentah, dan masih banyak lagi.


Ozoni

Ozoni, atau zoni, adalah sup khusus dengan dua karakteristik utama. Yang pertama adalah hidangan lezat tersebut dimakan di tahun baru, dan yang kedua adalah mengandung mochi, kue beras yang ditumbuk lengket. Mochi sendiri sangat populer di tahun baru dan selama musim dingin. Seperti halnya dengan toshikoshi soba, variasi untuk hidangan spesial ini berlimpah. Dalam kasus ozoni, kaldu sup bervariasi menurut wilayah, misalnya,ozoni yang dibuat di wilayah Kanto dibuat dengan kaldu dashi, sedangkan pasta miso putih ditambahkan ke variasi untuk wilayah Kansai. Variasi regional juga mempengaruhi topping, seperti halnya preferensi pribadi dan tradisi keluarga. Beberapa contoh populer termasuk ayam atau ikan, sayuran berdaun hijau seperti bayam atau komatsuna, dan kamaboko.


Osechi


Termasuk Ozoni, ada banyak hidangan khusus lainnya yang dimakan pada periode Tahun Baru di Jepang. Secara kolektif, makanan-makanan tersebut dikenal dengan nama “Osechi”, hidangan ini mudah diidentifikasi dengan kotak khusus berlapisipernis, disebut jubako, terdapat banyak makanan yang disajikan didalamnya.

Secara tradisional, osechi disiapkan lebih dulu sebelum mendekati tahun baru sehingga semua anggota keluarga dapat beristirahat di hari pertama atau lebih saat tahun baru daripada harus repot-repot memasak. Sementara kotak osechi kini dapat dipesan sebagian atau penuh dari restoran dan department store, masih banyak hidangan-hidangan tersebut yang dibuat sendiri di rumah dan itu membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk melakukannya.

Makanan-makanan yang terdapat dalam Osechi biasanya satu yang mewakili nasib baik dan kemakmuran. Sekali lagi, terdapat variasi di mana hidangan keluarga benar-benar akan melayani, tetapi ada beberapa yang umum untuk melihat keluar untuk, seperti:

  • Datemaki: omelet manis digulung dan dicampur dengan pasta ikan atau udang, ini berhubungan dengan kecerahan, hari keberuntungan, dan beasiswa.
  • Kuromame: kacang kedelai hitam manis, ini adalah untuk kerja keras dan kesehatan yang baik.
  • Kamaboko: bewarna merah muda dan putih dari kue ikan ini diperkirakan menyerupai matahari terbit pertama di tahun baru dan dengan demikian terkait dengan musim perayaan meriah.
  • Konbumaki: rumput laut yang digulung, untuk kebahagiaan
  • Tazukuri: juga dikenal sebagai gomame, ini adalah sarden kering kecil dalam saus manis dan melambangkan harapan untuk panen tumbuhan.

Tahun baru menjadi kesempatan besar di Jepang, tidak mengherankan bahwa ada begitu banyak hidangan unik yang terkait dengan acara tersebut dan begitu banyak makna yang melekat pada masing-masing orang. Menikmati makanan dari acara terbesar di Jepang tahun ini, dan melihat apakah hidangan tersebut membuat tahun baru anda sendiri menjadi sedikit lebih untung.





foto: jcuisine

(ADP)