Tokyo Imperial Palace, Sepenggal Sejarah di Tengah Kota Metropolitan Modern


Tokyo Imperial Palace atau Istana Kekaisaran Jepang adalah salah satu tempat yang harus dikunjungi ketika kita mengunjungi Tokyo. Taman yang indah, arsitektur yang menakjubkan, dan rasa yang didapatkan dari warisan kuno Jepang, menjadi alasan-alasan lumrah bagi para turis lokal atau mancanegara berdatangan untuk mengunjungi kediaman kaisar dan permaisuri Jepang yang indah tersebut. anibee akan melihat lebih dekat Istana kekaisaran Tokyo dan mempelajari apa saja yang bisa kita lakukan sebelum mengunjungi tempat megah tersebut.


The Imperial Palace of Tokyo dibangun di bekas situs benteng Edo, yang mana pada abad ke-15 digunakan sebagai tempat tinggal para penguasa kala itu shogun Tokugawa selama akhir Keshogunan Kamakura. Sejarah Imperial Palace dimulai ketika benteng Edo asli hancur dalam kebakaran pada tahun 1873. Selama Restorasi Meiji penduduk dan shogun Tokugawa Yashinobu diminta untuk meninggalkan istana Edo. Kemudian Kaisar Jepang meninggalkan Kyoto Imperial Palace dan datang ke kastil Edo baru. Pada saat itu istana ini berganti nama menjadi Tokei Castle (nama alternatif Tokyo tua) atau Istana Kekaisaran Tokyo.

Imperial Palace adalah rumah atau kediaman Kaisar Jepang. Terletak di Chiyoda ward Tokyo, berisi beberapa bangunan dan istana utama. Beberapa bangunan yang didedikasikan untuk anggota lain dari keluarga kaisar, museum, arsip, dan kantor administrasi. Kecuali untuk Imperial Household Agency, istana ini umumnya tertutup bagi pengunjung. Setiap tahun baru atau ulang tahun kaisar pengunjung diperbolehkan masuk melalui gerbang Nakamon, di mana mereka dapat berkumpul di Kyuden Totei Plaza untuk melihat Kaisar dan mendengarkan langsung salam pribadinya.

Kecuali untuk istana kekaisaran, Anda dapat melihat sisa-sisa jembatan lama dan kebun dari zaman Edo. Ada banyak spot indah untuk dilihat, dan mungkin, memesan tur akan membuat perjalanan Anda semua lebih baik. Imperial Palace wisata hanya dapat dihadiri dengan uang muka pemesanan terlebih dahulu melalui Badan Rumah Tangga Kekaisaran. Keamanan cukup ketat dan semua pemesanan harus dilakukan melalui situs resmi Badan Rumah Tangga Kekaisaran atau telepon.

Untuk wisata didalam tidak dikenakan biaya dan dipandu dalam bahasa Jepang. untuk yang tidak mengerti bahasa Jepang, pamphlet berbahasa Inggris juga tersedia dan anda juga dapat meminta panduan berupa kaset dalam bahasa Inggris sesuai permintaan. The East Gardens dari Imperial Palace dibuka untuk umum sepanjang tahun dan tidak dikenakan biaya untuk masuk kedalamnya. Publik juga diperbolehkan untuk masuk ke tempat suci. Kunjungan ke lapangan dan kebun akan mengungkapkan sejarah istana Imperial yang unik. Beberapa dinding terbuat dari batu, banyak diantaranya yang memiliki tanda kaligrafi khusus dari keluarga donor yang membantu untuk membiayai pembangunan istana.

Mengunjungi East Gardens di dalam Istana adalah pengalaman sangat indah. disekitar taman, terdapat juga guardhouses kayu kuno yang menyerupai kuil dan kuil-kuil yang telah lama berdiri disana. Anda juga dapat mengunjungi taman Ninomaru, salah satu contoh yang paling indah dari taman tradisional Jepang, terutama semakin menakjubkan ketika memasuki musim bunga sakura.

Jika anda pernah ke Tokyo, pastikan anda mampir atau melakukan kunjungan ketempat ini. Bahkan jika anda tidak mampu atau tidak ingin memesan tour dari luar, anda dapat selalu membekali diri dengan buku panduan solid dan pamphlet yang terdapat di Istana Kekaisaran yang terletak di Tokyo sekaligus menemukan sejarahnya sendiri saat disana. Tak usah memikirkan waktu yang tepat untuk berkunjung, istana kekaisaran ini akan selalu terlihat menakjubkan sepanjang tahun. So, persiapkan kamera anda sebelum datang ke tempat bersejarah di tengah hiruk-pikuk kota metropolitan Tokyo tersebut.




foto: mainichi, japan-guide

(ADP)