Ehomaki: Sushi Enak Pembawa Keberuntungan


Terlihat seperti sushi roll yang pernah kita lihat pada umumnya namun belum dipotong-potong, lantas apa yang membedakannya? Ehomaki, adalah salah satu dari bebagai daya tarik yang terdapat pada festival Setsubun setiap tanggal 3 Februari. Ehomaki (恵 方 巻, arah gulungan keberuntungan) adalah jenis sushi roll yang disebut futomaki (太 巻, "gulungan tebal"). Gulungan ini biasanya dibuat dengan 7 bahan yakni; kanpyo (labu yang dimasak), telur, belut, dan jamur shiitake dan bahan-bahan lainnya sesuai daerah pembuatannya.

Tradisi ini dimulai di Osaka dan tersebar ke Kanto dan seluruh Jepang sebagai sebuah tradisi untuk Setsubun. Pada festival tersebut orang diharapkan untuk makan gulungan ehomaki secara utuh tanpa dipotong. Ketika memakannya orang-orang diharap untuk menghadap ke “arah keberuntungan”, yang ditentukan oleh simbol zodiak tahun dan posisinya di kompas keberuntungan.

Istilah "ehomaki" sebenarnya relatif baru, diciptakan oleh 7-Eleven Jepang pada tahun 1998 ketika mereka mulai menjual sushi roll futomaki dengan nama "Marukaburizushi Ehomaki" (丸 か ぶ り 寿司 恵 方 巻, yang berarti makan keseluruhan sushi ehomaki ). Sebelum istilah itu digunakan orang hanya menyebutnya "Setsubun sushi rolls" atau "lucky sushi rolls”.

Asal-usul gulungan sushi ini dikatakan kembali ke tahun 1800-an, ketika orang-orang dari Osaka merayakan Setsubun. Ketika makan sushi, untuk menghemat waktu dan kerumitan memotong sushi, mereka mulai makan gulungan utuh dan menggunakan istilah "Maru Aburi Sushi".

Seperti yang telah disebutkan, kini anda dapat menemukan ehomaki dijual convenient store Jepang, serta di restoran sushi dan supermarket. Selama tahun 2000-an "seafood ehomaki" menjadi populer, ehomaki diisi dengan bahan populer yang biasa digunakan untuk sushi seperti salmon, ikura, cumi-cumi, udang, maguro tuna, dan banyak lagi.

Meski di Indonesia tidak merayakan festival Setsubun, percaya atau tidak jika memakannya akan membawa keberuntungan, banyak dari kita tidak akan ragu untuk menyantapnya. Pada intinya Ehomaki sama seperti sama seperti sushi pada umumnya, hanya tradisi yang membuatnya berbeda dari perlakuan dan cara memakannya.











foto: wikimedia, lily,

(ADP)