Food: Omakase atau Okonomi? Bagaimana Memesan Sushi Lezat Anda


Satu hal menyenangkan saat menyantap sushi di restoran Jepang otentik adalah kita bisa bebas menikmatinya langsung dengan jari atau menggunakan sumpit tanpa harus khawatir memikirkan table manner, tapi yang lebih penting kita bisa memilih kita suka sushi kita disediakan seperti apa. Biasanya ada dua pilihan ketika memesan sushi, ‘omakase’ dan ‘okonomi’. Buat anda yang sedikit asing dengan kedua pilihan tersebut, berikut sedikit keterangan tentang omakase dan okonomi.

Omakase: Pilihan Chef

Sercara harfiah berarti ‘terserah sang chef yang menentukan', kita memberikan sushi chef kebebasan untuk melatih kreativitas kuliner sementara membuat sikap ramah dan dengan demikian, kita tidak dapat membuat permintaan apapun. Tentu saja, omakase bukan cepat saji dengan bahan-bahan yang sangat terbatas, atau jika anda orang yang suka memilih apa yang dimakan.

Tetapi jika Anda berencana untuk menikati pengalaman bersantap sushi Anda benar-benar mengesankan dan Anda siap untuk menghabiskan uang yang lumayan banyak. Tentunya sushi chef tahu persis apa ikan dan makanan laut lainnya yang baru saja didatangkan, dan akan melakukan yang terbaik untuk melayani dengan bahan-bahan segar dan hidangan khusus yang mungkin tidak pernah terpikir untuk memesannya sendiri.


Okonomi: Pilihan Tamu


Jika anda tidak berencana untuk mengahabiskan uang anda dapat memilih okonomi, Okonomi adalah di mana Anda memesan apa yang Anda suka. Anda bebas memilih sushi dengan topping apa saja sesuai yang tersedia. Dalam beberapa sushiya (restoran sushi), sebuah 'tsunami' (makanan pembuka Jepang) biasanya disajikan pertama, diikuti oleh sushi.

Jadi, lebih suka yang mana Omakase atau Okonomi?





(ADP)