​Onbashira, Festival Jepang Paling Berbahaya di Dunia

Apakah anda ingin berpartisipasi didalam salah satu festival paling berbahaya di dunia? Anda ingin melihat lelaki pemberani yang menaiki kayu raksasa menuruni gunung dengan cepat? Jika kedua hal tersebut yang anda cari, maka lihatlah festival Onbashira yang penuh dengan adrenalin. Sebelumnya mari terlebih dahulu kita lihat tempat festival mengerikan ini diadakan.

Suwa Grand Shrine atau Suwa Taisha adalah kuil Shinto berusia 1200 tahun yang terletak di Prefektur Nagano. Suwa Taisha adalah kuil kepala jaringan Suwa yang terdiri dari lebih dari 10.000 kuil individu. Kuil Suwa terdiri dari empat kompleks bangunan, 'Maemiya' (kuil tua), yang 'Honmiya' (kuil utama), yang 'Harumiya' (musim semi kuil) dan 'Akimiya' (musim gugur kuil). Sampai 1946 Masehi, Suwa ditetapkan sebagai salah satu 'Kanpei-taisha' yang berarti berdiri sebagai peringkat tertinggi secara nasional kuil terbesar. Nama Suwa berasal dari danau dengan nama nama yang terletak di dekat kuil.

Onbashira dilakukan setiap 6 atau 7 tahun menurut kalender Jepang. Ini adalah salah satu festival yang paling dihormati di wilayah Suwa. Lebih dari 2 juta pengunjung datang dan melihat tontonan dimana para laki-laki naik batang kayu raksasa yang meluncur menuruni lereng curam gunung. Batang kayu biasanya berukuran 17 meter panjang dengan berat lebih dari 12 ton! Pohon-pohon cemara dipotong di atas gunung dan meluncur turun gunung untuk salah satu dari empat tempat suci dari Suwa. Ini bagian dari festival ini disebut 'yamadashi'. Batang kayu besar, setelah meluncur menuruni gunung, didirikan di sudut-sudut bangunan kuil, bagian dari festival yang disebut 'satobiki'. Ini adalah festival penuh adrenalin dengan puluhan laki-laki menaiki batang kayu yang tidak bisa dikontrol pada kecepatan berbahaya menuruni gunung.

Tahun 2016 ini, event akan diselenggarakan mulai dari 1 April hingga 15 Juni, biasanya event yamadashi akan diadakan di bulan April sedangkan event Satobiki diadakan bulan Mei. Biasanya, tiket yang diperlukan untuk Yamadashi dijual dimuka dan untuk festival berikutnya, Anda dapat menghubungi Asosiasi Pariwisata Suwa untuk konfirmasi tanggal dan harga tiket. Namun, untuk Sabotiki anda tidak memerlukan tiket. Dan sementara Anda berada di sana, Anda juga dapat menikmati banyak parade warna-warni yang akan berlangsung selama festival dekat kuil.




foto: jpninfo

(ADP)