Google Doodle Mengenang Takizo Iwasaki

Pernahkah kalian ke restoran Jepang dan melihat replika makanan yang dipajang di kaca restoran Jepang?

Ialah Takizo Iwasaki yang menciptakan bentuk replika dari makanan yang ada di restoran Jepang yang disebut sampuru. Dia membuat replika tersebut dari lilin, dan kini menggunakan vinil klorida. Replika makanan itu sendiri sangatlah mirip dengan makanan asli, sehingga sangat sulit untuk membedakannya.

Takizo Iwasaki sendiri kini berusia 121 tahun. Beliau pertama kali membuat replika makanan pada tahun 1932, lalu ia pun mendirikan Iwasaki Group di Osaka yang secara nasional terkenal sebagai pembuat replika makanan. Pada awalnya dia menunjukkan replika makanan yaitu omelete kepada istrinya, dan istrinya pun kebingungan karena replika makanan tersebut hamper mirip dengan makanan asli.

Hingga saat ini dokumen yang menceritakan tentang asal muasal replika makanan ini masih belum ditemukan. Namun kabarnya replika makanan ini terkenal diantara akhir periode Taisho dan diawal periode Showa. Sejak saat itu replika makanan tersebut menyebar ke seluruh restoran di Jepang dan tentunya menjadi salah satu budaya di Jepang.

Di Jepang replika makanan ini dianggap memudahkan pelanggan untuk memesan makanan tanpa membuka buku menu. Banyak restoran Jepang juga menampilkan replika makanan di etalase jendela untuk menarik pelanggan. Dan jangan salah! Ternyata industri replika makanan di Jepang bisa mendapatkan omzet miliaran yen per tahun.


Foto: google, ganso-sample, spluchster

(Fa)