5 Makanan Penutup Jepang Yang Manis, Harus Kamu Coba!!

Jepang membuat makanan penutup selama berabad-abad sebelum gula tersedia secara luas di negara ini. Sehingga Jepang mengembangkan makanan penutup yang unik berdasarkan pada bahan-bahan yang tersedia seperti beras dan kacang manis.

Ketika gula akhirnya tiba di Jepang pada tahun1860-an, Jepang sedikit gila dengan gula dan menciptakan sejumlah besar makanan penutup berdasarkan tradisi barat. Ini adalah hal yang menarik dari dimensi waktu Jepang.

Mochi


Mochi adalah makanan penutup khas Jepang. Dengan bahan dasar dari tepung di Jepang sendiri. Mochi dapat panggang dan dipermanis dengan topping seperti kinako atau dengan isian kacang merah.

Dango

Dango adalah kue beras jepang yang kenyal dan sering disajikan dengan cara ditusuk. Dango biasanya dipanggang secukupnya dengan topping manis. Dango juga bisa panggang di atas api terbuka seperti marshmallow.

Anmitsu

Anmitsu adalah dessert klasik Jepang yang mencakup berbagai macam bahan seperti Anko, jelly agar, mochi, chestnut, kacang manis, buah-buahan dan kacang polong rebus dengan sisi sirup hitam manis sebagai topping. Tidak ada resep standar untuk Anmitsu tapi Anko dan agar jelly adalah bahan inti. Anmitsu dengan es krim dianggap sebagai makanan penutup terpisah yang dikenal sebagai Cream Anmitsu.

Anko

Anko adalah pasta manis dari kacang azuki. kacang azuki adalah cara yang umum untuk mempermanis makanan penutup sebelum gula olahan datang ke Jepang. Ini adalah topping umum dan bisa untuk mengisi makanan penutup Jepang. Anko juga dapat dimakan sendiri.

Higashi

Higashi adalah kategori makanan penutup Jepang yang halus dan tidak mengandung bahan-bahan segar. Dengan kata lain, mereka memiliki waktu kadarluarsa yang panjang. Higashi adalah makanan penutup mewah yang dapat disajikan dalam pengaturan formal seperti upacara minum teh. Higashi biasanya berbentuk kecil, berwarna-warni seperti permen estetis yang dibuat dengan gula Jepang dengan cara ditumbuk halus.




Foto: japan talk

(Ditya)