Perkenalkan 5 Kepala Stasiun Kereta Paling Populer dan Paling Lucu di Jepang


Mungkin anda sebelumnya pernah mendengar tentang Tama, seekor kucing yang menjadi kepala stasiun di Kishi Station, Prefektur Wakayama. Dia melakukan pekerjaannya untuk memastikan keselamatan penumpang, mengusir tikus, dan menjilati dirinya bersih selama kurang lebih 16 tahun sebelum ia meninggal pada tahun 2015 lalu.

Terdengar lucu memang dimana seekor kucing menjadi kepala stasiun kereta, namun ia benar-benar berpengaruh dalam merevitalisasi daerah setempat dimana ia menjaga stasiun melalui parawisata. Begitu banyak orang sengaja datang hanya untuk melihat kucing di Wakayama Electric Railway yang bahkan lebih terkenal dari stasiun itu sendiri. Tapi Tama bukanlah satu-satunya kepala stasiun hewan menggemaskan di Jepang. Terdapat beberapa stasiun yang mengangkat hewan lucu sebagai kepala stasiun untuk menarik pengunjung. Berikut beberapa dari mereka yang populer dan tentunya lucu:


1. Nitama (Kishi Station, Wakayama Prefecture)


Adalah kucing yang menjadi kepala di stasiun yang sama dengan Tama, dimana tama yang telah mati menjabat selama bertahun-tahun. Nitama ("Tama Dua") dilatih untuk menjadi penerus Tama ketika para pekerja stasiun melihat bahwa dia sakit. Beberapa mungkin mengatakan bahwa Tama tak tergantikan, dan Nitama hanya seekor pengganti. Tetapi bagi banyak orang yang mencintai Tama, memiliki teman berbulu baru untuk menyambut mereka di stasiun mungkin membuat duka mereka untuk Tama terobati.


2. Mocchii (Miyachi Station, Yamagata Prefecture)


Tidak selalu seekor kucing untuk dapat menjadi kepala stasiun, Mocchii membuktikan bahwa jika anda menempatkan pikiran untuk apa saja dan percaya pada diri sendiri, anda pasti dapat berhasil, bahkan jika anda seekor kelinci. Mocchii membantu menjalankan Miyauchi Station di Nagai Flower Line. Mocchii telah ditempatkan di sana sejak Agustus 2010 dan masih sampai saat ini. Bahkan, ia punya akun twitter official sendiri yang bisa anda ikuti untuk mengetahui bagaimana kelinci lucu ini bertugas.


3. Ryoma (Shiwaguchi Station, Hiroshima Prefecture)


Bisa dibilang salah satu kepala stasiun yang paling populer di Jepang setelah Tama dan Nitama, adalah Ryoma di Shiwaguchi Stasiun di Jalur Geibi Hiroshima. stasiun merayakan 10.000 fans yang datang untuk mengunjungi Ryoma awal tahun ini, dan sepertinya Ryoma akan akan kuat untuk menyambut puluhan ribu lebih pengunjung.


4. Rabu (Ashinomaki-Onsen Station, Fukushima Prefecture)


Rabu adalah salah satu anggota termuda di daftar ini dengan usianya yang hampir genap dua tahun. Dia bekerja di Uchinomaki-Onsen Station di jalur Aiz Fukushima. Karena usianya yang masih muda, Rabu tidak tepat mahir dalam pekerjaannya belum. Dia kebanyakan menghabiskan hari-harinya mengejar burung dan melarikan diri dari suara kereta yang bising. Mungkin dengan memberikannya waktu, dia akan terbiasa dengan pekerjaan yang sulit yakni berleha-leha dan duduk-duduk di sekitar stasiun.


5. Hotofu (Kichigahara Station, Okayama Prefecture)


Hotofu menanggung perbedaan dengan menjadi penerus kucing ramah saingan Tama bernama Kotora. Kotora diangkat sebagai kepala stasiun dari Kichigahara Station pada tahun 2005, dan Tama belum resmi dilantik hingga 2007, secara teknis membuat Kotora resmi menjadi kepala stasiun kucing pertama di Jepang. Setelah Kotora pensiun, semua itu terserah Hotofu dengan wajah bengis miliknya, kepala stasiun baru untuk menjaga semangat para tamu tinggi dan memastikan bahwa ia banyak tidur siang yang dilakukan di sekitar stasiun.


Apa mungkin posisi kepala stasiun yang diisi oleh hewan berbulu lucu seperti diatas adalah cara baru untuk masa depan? Keunikan seperti ini sudah biasa terjadi di negara seperti Jepang. Sampai mereka ditempatkan di pekerjaan lain misalnya seperti penjaga sistem keamanan di masa mendatang, itu akan benar-benar unik dan mungkin sedikit gila..









foto: twitter, naver

(ADP)