Tata Cara dan Aturan yang Harus Diperhatikan Ketika Mandi di Onsen

Dengan berkembangnya zaman dan teknologi, rumah mandi air panas tradisional dalam ruangan (indoor) yang terdapat di Jepang kini lebih digunakan sebagai kebutuhan relaksasi melainkan kebutuhan higienis sebagaimana semestinya. Mata air panas yang dikenal sebagai ‘onsen’ di Jepang, kini semakin populer dikalangan wisatawan mancanegara, setidaknya bagi mereka yang cukup berani untuk tampil tanpa busana di depan orang asing.

Untuk alasan keselamatan dan kesehatan, terdapat beberapa aturan yang harus diperhatikan ketika akan berendam di pemandian umum. Biasanya, peraturan-peraturan tersebut dituliskan pada poster berbahasa Jepang dan itu akan menyulitkan bagi wisatawan mancanegara yang tidak bisa membaca tulisan kanji. Namun, belakangan sebuah poster berbahasa Inggris mulai ditempatkan di pemandian umum, poster yang secara rinci menjelaskan tentang etika berendam di onsen, bahkan orang Jepang sendiri belajar dari situ.

Jika anda masih belum akrab dengan onsen, mari kita lihat informasi dan tips yang terdapat dalam poster-poster tersebut:


Sebelum memulai mandi, pemandian umum bergaya Jepang dipisahkan secara gender dan dilakukan tanpa busana atau telanjang. jadi sebelum memulainya, pastikan anda melepas semua pakaian di ruang ganti, dimana anda akan mendapatkan handuk putih kecil yang nantinya digunakan untuk menutup bagian paling “private” dari badan anda.

Pasti anda tidak ingin berendam di air yang tercemar dengan kotoran dan kuman dari tubuh orang lain bukan? Karenanya anda harus mencuci badan hingga bersih, sehingga anda dan pengunjung lain dapat berendam dengan nyaman.

Santai dan tetap tenang saat berendam, untuk laki-laki tempat berendam akan sedikit sunyi. sebaliknya di tempat perempuan, onsen akan menjadi waktu untuk bergosip, namun tetap harus memperhatikan sekitar ketika ada orang tua yang lebih menginginkan suasana tenang.

Ini mungkin posisi yang paling santai saat berada di kolam berendam! Jika tepi bak mandi membuat leher anda sakit, handuk anda bisa digunakan sebagai penyanggah.

Tidak perlu membilas kembali badan setelah berendam, cukup keringkan dengan handuk. lalu, Pastikan untuk menambah cairan untuk tubuh, dan istirahat di ruang tatami sebelum meninggalkan onsen.

Berikutnya, kita masuk ke beberapa tips etiket umum yang berlaku di pemandian umum Jepang:

Air di bak mandi bisa menjadi sangat panas . Namun, tidak peduli betapa panasnya itu, jangan tambahkan air dingin. biasanya ada baskom air dingin, anda bisa menggunakan ember untuk membasuh badan untuk pendinginan.

Ini mungkin jadi masalah bagi banyak orang, tapi menemukan rambut panjang mengambang di bak mandi itu akan terlihat sedikit kotor. Ikat rambut panjang Anda untuk menghindari masalah ini!

Yang satu ini sedikit mengecewakan bagi banyak orang asing. Dikatakan tattoo identik dengan yakuza atau mafia di Jepang, untuk keselamatan pelanggan, banyak onsen melarang pelanggan bertattoo.

Tips mengejutkan lainnya: Rendam handuk dalam air dingin dan taruh di atas kepala untuk menghindari pusing! Itu jenius! Beberapa orang juga menggunakan handuk mereka untuk menggosok tubuh mereka saat mandi, bercampur dengan sabun atau kotor, sehingga untuk kebaikan bersama, jangan tempatkan handuk di dalam bak berendam.

Pernah menyadari minum alcohol membuat badan anda hangat? Menggabungkan kondisi mabuk dan mandi air panas adalah resep untuk membuat heat stroke. Ini juga mengapa anda tidak ingin berendam lebih dari tiga kali sehari.

Nampaknya ada banyak aturan untuk diikuti di dalam onsen, tapi setelah satu atau dua kali coba, Anda akan menjadi terbiasa. Jika anda belum pernah mengunjungi onsen sebelumnya, kini anda sudah dibekali dengan segala sesuatu yang ingin anda ketahui. Semoga bermanfaat!!








foto: BathClin

(ADP)