Rayakan Hari Toilet di Meguro Gajoen

Dengan atap yang dihiasi emas, saluran air dengan jembatan gaya Jepang, ini adalah tempat paling stylish untuk buang air di Jepang.

Di Jepang, 10 November dikenal sebagai “Hari Toilet”, menurut Asosiasi Toilet Jepang. Ditetapkannya 10 November sebagai Hari Toilet dimulai sejak tahun 1986 setelah ada yang mengintepretasi secara kreatif nomer 10 (“to”) dan 11 (yang terlihat seperti “ii”), maka jika digabung menjadi toire“, kata “toilet” dalam bahasa Jepang. Reporter rocketnews24 mengunjungi toilet paling mewah di Jepang untuk merayakan hari itu.

Sambil menahan kebutuhan buang air, reporter rocketnews24 pergi ke Meguro Ward di Tokyo, di mana toilet termewah itu bisa ditemukan di dalam Meguro Gajoen, hotel yang dibangun tahun 1931 sebagai venue pernikahan pertama di Jepang. Venue ini dikenal sangat mewah sampai-sampai disetarakan dengan istana dalam mitos, Istana Dewa Laut dari Era Showa (1926 – 1989). Hotel ini mempunyai Hyakudan Kaidan (100 anak tangga) yang merupakan asset kebudayaan Tokyo dan toilet yang dibangun dengan biaya yang membuat kita menganga, 100 juta yen (Rp. 12 triliun).

Dengan sejarah yang begitu berharga dan biaya tidak masuk akal yang dipakai untuk membangun sebuah toilet, tidak ada tempat yang lebih baik dari Meguro Gajoen untuk buang air di Hari Toilet ini. Setelah memasuki hotel Meguro Gajoen, kita bisa melihat taman indoor yang dihiasi dengan lampion batu tradisional Jepang dan kursi-kursi yang dibungkus dengan kain merah, menciptakan suasana kerajaan Jepang di masa lalu.

Sumber foto: rocketnews24

Reporter rocketnews24 akhirnya sampai di toilet yang legendaries itu. Sebelum masuk, tahan dulu karena kamu sebaiknya melihat ukiran emas yang menggantung di atas pintu geser. Pintu gesernya sendiri didisain sangat mendetil dengan lebih banyak emas. Walau sangat mewah, semua orang boleh memasuki dan menggunakan toilet ini.

Sumber foto: rocketnews24

Melangkah ke dalam kamar mandi rasanya seperti masuk ke mesin waktu yang mengembalikan kita ke Jepang masa lalu. Pinggiran atap bergaya tradisional, dan atapnya sendiri dicetak kotak-kotak dengan warna emas sehingga sangat terang.

Sumber foto: rocketnews24


Kali ini reporter rocketnews24 sudah tidak bisa menahan buang air lagi. Walau banyak yang bisa diceritakan tapi kasihanilah dia. Ayo kunjungi Meguro Gajoen! (AOZ)