Telanjang Dan Mabuk: Festival Hadaka Matsuri

Januari adalah bulan yang dingin di Jepang. Namun dinginnya udara Januari tidak menghalangi sekitar 9000 pria untuk berlarian di jalan hanya mengenakan seutas kain yang menutupi alat kelaminnya. Mereka bukan sedang stress, tapi sedang berpartisipasi dalam Hadaka Matsuri, yang ada dalam 5 Festival yang Aneh dan Gila di Jepang. Hadaka Matsuri adalah festival yang berisi ritual pemurnian diri yang diadakan di berbagai kota di Jepang.

Sumber Foto: theatlantic.com

Sejarah

Sejarah dari festival ini bermula 500 tahun lalu di mana orang-orang yang beribadan di kuil menerima boneka kertas yang disebut Go-o, yang dilempar oleh pendeta. Go-o dipercaya membawa keberuntungan. Walau begitu, boneka kertas ini mudah robek, sehingga sekarang dibuat dengan kayu.

Kepercayaan


Sumber Foto: theatlantic.com

Tradisi Shinto percaya kalau Orang Telanjang menyerap semua kesialan dan niat buruk orang yang menyentuhnya, sehingga dengan ribuan orang bertelanjang di jalan, mereka menyerap kesialan dari masyarakat, dari kota mereka, dan kemudian disucikan.

Sebelum festival dimulai, semua partisipan disarankan minum sebanyak-banyaknya Sake (Niigata-ken memproduksi sake terbaik di Jepang) yang disediakan oleh panitia festival. Ketika festival dimulai, ribuan pria mabuk dan telanjang ini berjalan ke arah kuil dan memenuhi kuil. Hadaka Matsuri hanya diikuti oleh pria, namun kabar burung mengatakan beberapa kota juga mengadakan Hadaka Matsuri untuk perempuan. Hah?! Apa?? Tentu sangat menarik wisatawan dalam dan luar negeri jika mereka boleh menyaksikan Hadaka Matsuri yang diikuti oleh peserta perempuan. ^^ Bisa bayangkan ribuan pria mabuk berebut boneka kayu? Walau lucu, bahaya bisa terjadi. Oleh karena itu, mereka menyisipkan kertas berisi data diri mereka di dalam kain yang dililit untuk dijadikan seperti celana dalam itu. Nama, alamat, golongan darah, dan nomor telepon yang bisa dihubungi dalam keadaan darurat.

(AOZ)