Football Manager 2013 – Pengakuan Seorang Manajer Tim Sepakbola

Aku tidak bisa menyembunyikannya: Di samping kesibukanku di anime, cosplay, dan lagu-lagu anime, sepak bola adalah dan selalu jadi kesukaan terbesarku semenjak aku menendang sebuah bola. Pemain, manajer, tim, taktik – semua topik tentang sepak bola dan panca indera ku jadi menyala dengan pengetahuan dan cinta yang besar sekali, dan serial Football Manager berkontribusi pada perkembanganku. Jadi, saat anibee memintaku untuk membahas tentang edisi terakhir serial Football Manager 2013, api cinta menyebabkan ledakan dinamit dalam hatiku yang sepak bola banget, yang lama telah terbengkalai sejak terakhir kali aku memainkan football match sebagai pemain amatir.


SUMBER FOTO: FOOTBALL MANAGER

Hanya untuk pemula, Football Manager adalah game serial dikembangkan oleh Sports Interactive dan diterbitkan oleh Sega dimana kamu, pemainnya, dapat kesempatan untuk jadi manajer sebuah klub sepak bola dan/atau sebuah tim nasional. Aspek sepak bola dalam klab yang kamu pilih, dari tim papan atas hingga tim anak muda, akan ada di bawah perintahmu – kamu bisa membeli pemain atau menjual mereka, mengorganisir kembali staff pelatih, mengirim pengintai ke seluruh regional untuk mengetahui prospek panas selanjutnya, mengendalikan taktik tim, dan sebagainya – selama kamu memimpin klab itu pada kemenangan (atau kalau kamu membenci klab tersebut, seret mereka pada kehancuran). Selain database pemain dan berita terbaru tentang transfer pemain, setiap game dalam serial ini telah diperbarui dari yang terakhir dalam konteks mekanisme game dan pergantian untuk menimbulkan pendekatan rasa seorang manajer sepak bola dengan lebih nyata.


Setelah memainkan Football Manager yang sebelumnya (game yang paling sering kumainkan sebagai Football Manager 2011), pergantian baru yang kubutuhkan adalah adaptasi secepat mungkin, walaupun fitur-fitur yang paling kusukai di Football manager 2011 masih ada, seperti laporan pelatih tentang kemampuan pemain. Beberapa fitur di game sebelumnya, bagaimanapun, sudah mengalami antara renovasi penampilan dan perubahan penuh; fitu-fitur pelatihan tim sekarang lebih digeneralisasi untuk semua pemain tanpa pengecualian seperti posisi, dengan penekanan pada fokus aspek pelatihan seperti pengendalian bola, taktik, dan kerja sama tim, dan ditambahkan, para pemain bisa diminta untuk melatih posisi tertentu tanpa butuh chat pribadi dengan para pemain. Juga ada fitur baru yang kuteliti yaitu bagian staf seperti sebagai cadangan dan Manajer Dibawah-18, yang secara khusus pelatih bertanggung jawab atas cadangan dan tim muda masing-masing secara full-time, Ketua Pengintai, Ketua Fisioterapi, dan bahkan Direktur Sepak Bola, walaupun seorang manajer menyewa seorang direktur sepak bola agak mirip dengan menyewa bos sendiri, yang lucu banget kalau kamu pikirkan


Dengan demikian tentang permainan game ini, Football Manager 2013 juga menawarkan berbagai mode game seperti Football Manager Classic, Challenge, dan mode Versus. Football Manager Classic terasa sedikit membatasi bagiku, sama saja dengan Football Manager hanya dengan penampakan yang berbeda dan fitur yang lebih sedikit, dengan hanya 3 liga di seluruh dunia yang bisa dimainkan. Mode Challenge, menawarkan 4 skenario dimana klab pilihanmu dilibatkan dalam perlawanan (match) yang berbahaya (jangan pernah mainkan tim tercintamu dalam skenario ini, ini adalah mimpi buruk yang memeras hati), bertubi cedera menimpa pemain-pemain unggulanmu, di tengah permainan yang nggak main-main atau saat baru saja dipromosikan untuk jadi pemain utama. Ingatlah, mode Challenge memakai pergantian yang sama dengan di Football Manager Classic. Mode Versus lebih langsung – mengekspor tim terbaikmu di game yang sudah disimpan dan ajaklah teman-temanmu online dan memainkan peperangan jenius, taktik, dan sepakbola.



Setelah membahas sedikit tentang Footbal Manager 2013, apa yang aku bisa bilang tentang fitur-fitur barunya dan fitur-fitur lama yang dirubah, adalah pemain diberikan rasa yang lebih simulatif untuk menjadi manajer sepak bola, fitur-fitur tertentu seperti pelatihan tim terasa sedikit membatasi, khususnya pelatihan tim dengan pendekatan berbasik fokus dan aku lebih memilih pelatihan tim berbasis posisi, dengan jadwal pelatihan dan secara spesifik fokus melayani pemain-pemain yang berbeda di posisi yang berbeda. Bagaimanapun juga, aku tidak akan mengeluh sebanyak yang sering kulakukan kadang-kadang.

Untuk mode-mode yang berbeda, aku akan menyarankan mode full daripada mode classic karena pemain diberi rasa manajerial yang lebih baik di kursi panas di klab, walaupun mode Challenge memberi pemain FM kesempatan untuk bersungguh-sungguh memainkannya dan mengubah nasib tim nya. Pada catatan yang lebih positif, game ini secara keseluruhan mengalami perkembangan yang cepat dari serial yang terakhir dan aku benar-benar menyarankan pada penggemar game ini.

Kalimat terakhir, aku penggemar berat serial Football Manager, dan aku punya tendensi untuk begadang semalaman hanya untuk menyelesaikan satu sesi game, jadi saat Football Manager 2013 dipublikasikan pada tanggal 2 November dan aku tampak seperti zombie hidup yang kurang tidur, kamu tahu kenapa.

Terima kasih khusus pada SEGA & New Era Entertainment!

- QB-sensei