Tsumiki, Stacking Blocks dari Kayu Asli Jepang


Kita semua tahu bahwa permainan stacking block “Lego” dengan segala keunikanya untuk membentuk sebuah bangunan, robot, atau struktur lainnya telah menjadi satu yang paling populer di seluruh dunia. Namun, jika kamu bertanya pada arsitek, secara structural, bentuk segitiga adalah bentuk geometric yang paling kuat diantara bentuk lainnya. seorang arsitek Jepang bernama Kengo Kuma yang belakangan kerap muncul di pemberitaan media atas terpilihnya design miliknya untuk Stadium Olimpiade Tokyo yang baru, telah mengambil pengetahuan tersebut dan menjadikannya sebuah interactive interior design set bernama “Tsumiki” yang dapat disusun juga dimainkan layaknya Lego.


Nyaman dan lembut disentuh, setiap bagian dibuat dari bahan kayu cedar di Prefektur Miyazaki. Potongan Lekuk yang bagus di setiap blok memungkinkan masing-masing bagian disusun diatasnya. Stacking block karya Kuma ini memegang daya tarik baik untuk anak-anak juga orang dewasa, menawarkan berbagai kemungkinan kreatif pada penggunanya tanpa ada batasan usia.

Mereka membuat blok bangunan besar untuk balita yang penuh rasa ingin tahu. melainkan tumbuh dengan lego set polos tua, seorang anak dapat membuat struktur miniatur dan bahkan hewan dengan blok-blok kayu. Beberapa kreasi anak muda reimagineTsumik sebagai ide-ide kerangka untuk tempat tanaman dan atap rumah burung.

Diperbesar untuk skala yang lebih besar, blok ini dapat tersebar, ditumpuk, dan disusun untuk membuat piramida raksasa, atau lorong surut Wonderlandian segitiga. Seperti instalasi publik yang dipamerkan di Design Touch 2015 lalu, disponsori oleh Tokyo Midtown. Kuma menjelaskan betapa pentingnya pekerjaan ini, ia mengatakan sebagaimana pengunjung taman menyusun blok-blok tersebut ke dalam struktur furnitur, taman menjadi lebih dan lebih ramah, seperti rumah.






foto: kengo kuma

(ADP)