Kirigami, Seni Kertas Canggih Jepang Selain Origami

Anda pasti telah sering mendengar tentang seni melipat kertas dari Jepang ‘origami’ dengan berbagai bentuk uniknya seperti kusudama, kerajianan nantal, bahkan mobil. Namun, anda mungkin kurang familiar dengan ‘Kirigami’, variasi dari origami yang melibatkan proses melipat dan memotong kertas. Seni ini juga dikenal dengan nama kiri-e, sebelumnya anda mungkin pernah melihat kirigami namun tidak menyadarinya seperti dalam kartu ucapan dengan cutout design.

Perbedaan yang paling mencolok antara origami dan Kirigami yakni melibatkan pemotongan selembar kertas untuk membuat sebuah desain desain, sementara pada origami karya diciptakan dalam bentuk tradisional. Selain itu, lem dan selotip dapat digunakan dalam Kirigami, tapi tidak dalam seni origami konvensional.

Kirigami mungkin terdengar identik dengan seni pop-up, namun perbedaan penting antara keduanya adalah bahwa kreasi Kirigami terbuat dari selembar kertas, sementara seni pop-up melibatkan satu atau lebih potongan kertas yang melekat bersama-sama dengan perekat. Pada bentuk dasarnya, Kirigami melibatkan lipat kertas dan memotong, kemudian meratakan pemotongan untuk menyelesaikan sebuah desain. Beberapa desain mengharuskan untuk melipat kertas dua sampai 12 kali! Mirip dengan origami, desain Kirigami dapat berupa 2D atau 3D. Kirigami untuk pemula mungkin menggambarkan sketsa desain mereka di atas kertas sebelum pemotongan, tetapi secara tradisional, seniman langsung memotongnya menggunakan gunting atau pisau.


Sejarah Kirigami

Kirigami adalah bentuk lama seni berharga yang datang dari Cina ke Jepang segera setelah abad ke-4 masehi ketika orang-orang Cina menemukan kertas. Awalnya, Kirigami dilakukan untuk memotong desain rumit karena alasan keagamaan. Di kuil-kuil Jepang, desain kirigami dipandang sebagai sebuah persembahan.

Namun, dengan kedatangan abad ke-17, Kirigami menjadi metode utama dari ekspresi artistik untuk orang kaya sebagaimana kertas adalah barang mahal. Desain diwakili tema non-religius seperti kesempurnaan, keanggunan, dan koneksi manusia dengan alam semesta. Selain itu, Kirigami digunakan untuk membangun template untuk bordir.


Kirigami Modern


Pertengahan abad ke-20 menjadi saksi penyebaran Kirigami di seluruh dunia untuk berbagai penggunaan seperti mebel dan dekorasi dokumen. Secara khusus, Florence Temko memperkenalkan Kirigami untuk penonton Amerika pada tahun 1962. Dia menguraikan bentuk seni secara rinci untuk pengrajin kertas dalam bukunya Kirigami, Creative Art of Papercutting.

Kini Kirigami sering dilakukan oleh anak-anak untuk mengembangkan keterampilan motorik dan rasa kreativitas. Misalnya, anak SD sering belajar untuk membuat desain Kirigami sederhana, seperti kepingan salju kertas untuk Natal dan boneka kertas yang tersambung.

Ingin mencobanya? Lihat dulu video yang satu ini:

foto:happyfolding

(ADP)