Pameran Pixelated Ceramic Artwork oleh Toshiya Masuda


Bahkan kami tidak pernah membayangkan keramik dapat digunakan untuk apa saja selain kreasi berbentuk bulat seperti piring atau perabotan lainnya, namun Toshiya Masuda telah mendefinisikan ulang apa yang kita pikirkan tentang kemungkinan keramik dijadikan sebuah seni modern. Sejak dulu, keramik telah dikaitkan langsung dengan vas, mangkuk, dan miniatur tokoh. Sementara karya-karya dari keramik yang pernah kita lihat sebelumnya begitu spektakuler, nampaknya tidak ada batasan untuk kesenian keramik.



Dalam apa yang dikatakan Masuda sebagai “images gap”, ia mencampurkan byte dari seni modern dengan elemen tradisional yang sudah berusia lebih dari satu abad yakni seni keramik. Dalam melakukannya, ia menciptakan seni yang terlihat pixilated, gambaran yang kita sering temukan dalam game-game retro. "Orang-orang cenderung menilai sesuatu berdasarkan pengalaman seseorang atau pengetahuan yang diperoleh, saat beranjak dewasa", seperti yang dikatakan Masuda. "Karena orang mengendalikan perasaan berdasarkan pengetahuan lama dan preseden, banyak hal menjadi umum dalam pikiran seseorang tanpa disadari".

Potongan-potongan block karya seni, seperti bunga-bunga, rokok diatas abu, ketel teh, tas belanja dan banyak lagi semuanya adalah hasil dari "image gap" nya. Potongan keramik digital yang paling menarik perhatian banyak orang dari koleksi Masuda yakni botol yang tumpah diatas meja dan kantong penuh belanjaan.



Meskipun mereka terlihat seperti dibangun dari lego, patung-patung tersebut sebenarnya adalah keramik. Mengingatkan kita kembali ke pertengahan 90-an dimana video game nampak seperti apa yang terlihat dari karya Masuda, mereka terlihat seperti mereka telah dipindahkan ke dimensi lain dan menatap mereka terlalu lama jenis membuat mata anda lelah atau pusing. Sesuatu yang baru dan cukup unik bukan?






foto: masuda

(ADP)