AGO, Permainan Kartu yang Membantu Anak Belajar Bahasa Inggris

Tidak semua orang Jepang bisa berbahasa Inggris, hanya beberapa dari mereka yang fasih dan memang memiliki kepentingan untuk melakukannya dalam kehidupan sehari-harinya. mengajarkan bahasa inggris kepada orang Jepang lantas menjadi mata pencaharian orang asing yang tinggal di Jepang, kesadaran orang Jepang akan pentingnya bahasa internasional ini mereka mulai sejak usia dini. Mungkin sedikit berbeda dalam metode pembelajarannya dengan orang dewasa, anak-anak disana mengenal sebuah permainan yang selalu mereka suka dan membantu mereka untuk menjadi lebih fasih berbahasa Inggris, permainan kartu Ini disebut AGO.


AGO adalah permainan kartu yang mengajarkan anak-anak frase bahasa Inggris, kosakata, dan pengucapan karena mereka memainkan permainan yang menyenangkan. Setiap kartu memiliki suara bahasa Inggris, frase, atau pertanyaan, yang akan dibaca oleh orang berikutnya baik itu mengucapkan, atau menjawab. Permainan ini sangat sederhana, menyenangkan untuk dimainkan, dan sesuai dengan tingkat anak-anak yang memiliki beberapa kemampuan membaca yang sangat dasar.

Tujuan dari permainan ini adalah setiap pemain berlomba menjadi yang pertama untuk menghabiskan semua kartu di tangan mereka.

Dimulai dengan membagikan 5 atau 7 kartu ke setiap pemain (tergantung pada jumlah pemain dan berapa lama Anda ingin permainan berlangsung). Masukan sisa dek atas meja, ini adalah tumpukan imbang. Mengambil kartu atas dan balikkan (jika Anda mendapatkan kartu berubah warna, masukkan kembali ke tengah dek, dan mengambil kartu berikutnya), dan sekarang buang satu-persatu ke tumpukan kartu.

Pilih siapa yang akan jalan terlebih dulu (dipilihkan, atau Anda dapat memainkan Janken untuk menentukannya) dan berjalan berurutan sesuai arah jarum jam. pemain sekarang dapat membuang salah satu kartu di tangan mereka jika itu adalah baik warna yang sama atau jumlah yang sama seperti kartu di atas tumpukan (buangan). Misalnya, jika kartu di atas tumpukan adalah Orange 8, siswa dapat membuang baik kartu 8 dari setiap warna atau kartu warna oranye (mirip dengan permainan kartu UNO).

Pemain juga dapat membuat combo, dengan membuang beberapa kartu dengan jenis atau warna yang sama. Misalnya, pemain dapat membuang beberapa kartu 8, atau melompat kartu dalam satu putaran. Jika siswa tidak memiliki kartu mereka tetap bisa bermain, mereka harus mengambil satu kartu dari tumpukan tengah, dan kemudian giliran pemain berikutnya.

Setelah pemain membuang kartu, pemain berikutnya dapat membaca kata-kata pada kartu jika Anda bermain Series Phonics, atau jika Anda bermain Pertanyaan dan Jawaban Series, siswa yang membuang kartu harus menanyakan pertanyaan ke pemain berikutnya, yang harus menjawab. Terus bermain sampai seseorang membuang semua kartu mereka.

Bagaimana? Cukup menyenangkan bukan? Selain menyenangkan para pemain yang biasanya anak-anak bisa sekaligus belajar bahasa inggris melalui AGO.










foto: jpninfo

(ADP)