Menyeramkan Tapi Lucu, Boneka Kobe Kembali ke Museum Mainan Jepang


Kobe dolls atau boneka Kobe banyak dikenal karena bentuk dan rupa mereka yang aneh namun juga terlihat lucu, terkadang mereka juga disebut dengan “boneka hantu”, sebagaimana mereka sering digunakan untuk mewakili roh dari dunia lain. Ini adalah boneka mekanik menyeramkan yang telah ada sejak Era Meiji (1868-1912), pamornya sempat mengalami penurunan setelah terjadinya gempa besar Hanshin yang meluluhlantahkan kota pelabuhan Kobe pada 1995.


Sebuah pameran yang memamerkan ratusan boneka Kobe tengah diadakan di Japan Toy Museum dekat kota Himeji, sebagai upaya untuk mengangkat kembali pamor boneka aneh tersebut di mata publik. Dalam pameran, pengunjung dapat melihat bagaimana kerajinan untuk boneka tersebut telah dikembangkan, mengalami penurunan, dan kini mulai dihidupkan kembali.


Kisah misteri menyelimuti cerita asli dari boneka aneh ini, namun terdapat beberapa pengrajin atau pembuat terkenal untuk boneka yang asli dari Kobe tersebut. Saat Hyakkido Noguchi diyakini menjadi orang pertama yang membuatnya, Fusamatsu Desaki juga terkenal dengan ciptaan-ciptaannya. Tashiro Oda dikatakan telah memperluas penjualan boneka ini di luar negeri, sementara Masaatsu Kazuoka adalah seorang seniman terkemuka untuk boneka itu setelah akhir Perang Dunia II.

Banyak boneka Kobe memiliki kepala botak dan mata terbuka lebar dengan jarak antara mata satu dan lainnya terpisah jauh. Mereka biasanya memiliki leher yang sangat panjang dan juga ditandai dengan aktivitas tertentu, seperti makan semangka atau minum alkohol. Shigeyoshi Inoue, direktur Japan Toy Museum, Dan Taro Yoshida, Yang Tinggal di Kobe dan membuatnya untuk pementasan boneka, Mulai Sungguh-Sungguh berusaha untuk menghidupkan kembali boneka Kobe tahun lalu. Yoshida mengatakan ia terpesona oleh mainan aneh itu ketika ia masih kecil, dan sekarang ia menciptakan dan menjual boneka Kobe yang asli dan tradisional.

Pameran ini akan berlangsung sampai 23 Oktober dan mainan mekanik dari luar Jepang juga dipajang. Tiket masuk untuk pameran adalah 600 yen untuk orang dewasa dan 400 yen untuk mahasiswa juga siswa SMA. Anak-anak antara 4 dan usia SMP akan dikenakan biaya 200 yen untuk masuk tempat tersebut. perlu dicatat jika anda ingin berkunjung, museum ini tutup setiap hari rabu.







foto: ajw

(ADP)