Gujo, Ibukota Replika Makanan Plastik di Prefektur Gifu


Setiap kota di Jepang memiliki hidangan atau hal-hal spesial yang dapat mereka banggakan. Namun, Kota Gujo di Prefektur Gifu terkenal bukan karena hidangan khasnya, melainkan untuk replika makanan yang terkenal di produksi di kota tersebut. jika anda pernah melintas di depan restoran Jepang, anda akan menemukan sampel makanan plastik yang ditampilkan di dekat pintu masuk. Sampel-sampel ini bisa dikatakan solusi baik untuk pemilik restoran maupun calon pelanggan, karena itu memungkinkan pelanggan untuk mengetahui menu apa saja yang ditawarkan oleh suatu restoran. dan tak perlu heran bahwa ini adalah bisnis miliaran yen di Jepang.


Replika makanan plastik memiliki sejarah panjang di Jepang, awalnya Takizo Iwasaki membuka pabrik pertama di tahun 1932 di Osaka. Kemudian, ia kembali ke kampung halamannya di Gujo, Prefektur Gifu. Kini, Gujo masih dikenal sebagai salah satu produsen terkemuka model makanan, memasok sekitar 80 persen dari replika makanan di seluruh Jepang. Meski Anda dapat menemukan pabrik Model makanan di tempat lain, Gujo adalah rumah bagi 10 pabrik besar. Gujo merupakan sebuah kota indah yang juga terkenal dengan festival menari sepanjang malam nya, menampilkan fakta ini dengan bangga karena banyak toko yang mengundang Anda untuk membeli model makanan plastik Anda sendiri.

Selain dapat melihat dan membeli model makanan plastik disana, ada banyak tempat yang menawarkan pengunjung untuk membuat model makanan plastik sendiri. satu tempat yang terkenal yakni Sample Village Iwasaki, yang memiliki lebih banyak pilihan dibanding tempat lain di Gujo. Disana, Anda dapat membuat semangkuk sampel ramen (¥ 2900), spaghetti (¥ 2700), sushi, atau kakigori (500-750 yen). Namun, beberapa di antaranya hanya tersedia pada hari kerja.

Pembuatan Model makanan biasanya terletak di bagian belakang toko,di mana anda dapat membeli segala sesuatu dari magnet makanan plastik, gantungan kunci, tali ponsel yang tentunya juga replika makanan. Mereka juga menawarkan kuis yang dapat Anda ikuti untuk menguji apakah Anda dapat membedakan mana makanan yang nyata dan yang model dari plastik.

Dalam kelas membuat replika makanan, kita akan diberi celemek dan bergabung dengan sekitar 15 orang lainnya. Instruktur akan menunjukkan kepada peserta proses dan kemudian membagi peserta ke dalam kelompok untuk mencoba membuat replika makanan plastik sendiri. Karena ini dimaksudkan untuk menjadi pelajaran pengantar yang disederhanakan dan cepat. Anda akan menggunakan makanan plastik yang telah dibuat sebelumnya sebagai dasar untuk tempura Anda. Ada banyak pilihan seperti udang, kentang, dan asparagus. Adonan untuk tempura adalah lilin yang benar-benar panas yang dituangkan di atas makanan plastik ketika sedang terendam dalam air dingin.

Para staf jelas akan menunjukkan proses dan Anda akan berada di bawah pengawasan mereka sepanjang waktu, sehingga mudah untuk diikuti bahkan jika Anda tidak bisa berbicara dalam bahasa Jepang. Tentu saja, hasil dari peserta tidak sesempurna atau realistis yang dibuat oleh staff, tapi itu merupakan proses mudah, menyenangkan, dan dengan produk makanan plastic yang tidak terlalu buruk.

Gujo mungkin agak sedikit sulit untuk diakses, namun setelah sampai untuk sampai Sampel Village Iwasaki sedikit lebih mudah, karena hanya 5 menit berjalan kaki dari stasiun yang sama. Tentu anda dapat mencoba membuat makanan sampel di kota-kota lain, tetapi jika Anda memiliki kesempatan, akan lebih bermanfaat untuk menjelajah ke ibukota Model makanan di Jepang itu.


Lihat juga: Smartphone case dengan desain sample makanan plastik Jepang







foto: jpninfo

(ADP)