Kompetisi Permainan Kartu Tradisional 'Karuta' Sukses Diadakan di Kuil Omi

Sejumlah pemain top untuk permainan kartu tradisional Jepang akhir pekan lalu tengah berkumpul dan bertanding satu sama lain dalam sebuah kompetisi yang diadakan di kuil yang terletak di Prefektur Shiga, Jepang Barat.

Jika anda akrab dengan serial anime populer, Chihayafuru, yang juga telah sukses diadaptasi dalam versi live-action, pasti anda pernah mendengar tentang permainan yang mereka sebut dengan “Hyakunin Isshu karuta” atau mudahnya kita sebut saja permainan kartu tradisional Jepang. Permainan kartu mengharuskan pemainnya mengoleksi "Tanka" atau puisi pendek yang ditulis oleh 100 penyair. diantaranya termasuk kaisar, pria dan wanita terhormat dari abad ke 7-13. Antologi tersebut dikenal dengan "Hyakunin Isshu", dan itu masih populer di Jepang hingga saat ini.


Kompetisi yang diadakan di Kuil Omi, yang mana kuil tersebut didedikasikan untuk Kaisar Tenji. Seorang yang menuliskan puisi-puisi di masa awal untuk permainan karuta. Setiap permainan akan dimainkan oleh dua orang, dimana keduanya duduk saling berhadapan dan ditengahnya terdapat 50 buah kartu yang bertuliskan bagian akhir dari puisi, yang mana kelanjutan dari penggalan puisi yang dibacakan itu harus diperebutkan antara kedua pemain.

Setelah penggalan puisi telah mulai dibacakan, pemain akan mencari kartu yang sesuai untuk penggalan puisi dengan cepat, karena pemenangnya sudah pasti yang tercepat.







foto: pinterest

(ADP)