Kiyoto Maruyama, Generasi Akhir Pelukis Mural Pemandian Umum Jepang


Jika anda pernah ke Jepang dan mengunjungi pemandian air panas umum disana, mungkin anda akan memperhatikan lukisan mural yang terdapat di tembok pemandian tersebut. biasanya itu adalah gambar Gunung Fuji, gunung kebangaan negeri matahari terbit itu. Kebanyakan pemandian umum disana didekorasi dengan lukisan mural pada bagian interior, dan itu dikenal dengan panki-e. umum bagi pemandian-pemandian di sana untuk mengecat ulang dekorasinya setidaknya setahun sekali, dengan menampilkan Gunung Fuji dalam berbagai bentuk dan sudut pandang.

Namun, seiring berkurangnya pelukis (sento), seni lukis mural yang biasa dilihat di pemandian ini juga sekarat. Kini hanya tersisa 3 pelukis mural sento yang tersisa di Jepang. dan di usia 81, Kiyoto Maruyama adalah yang tertua, 2 orang lainnya adalah seorang murid dari Maruyama dan murid dari muridnya.

Maruyama memulai kariernya pada tahun 1960 ketika ia bekerja untuk sebuah biro iklan. Memang, lukisan mural sento memiliki asal-usul dalam jenis iklan rendah budget. Vendor akan membayar untuk iklan yang akan dicat di dinding sento di mana rakyat kota sering pergi untuk mengistirahatkan otot-otot lelah mereka. Dan mural akan dicat secara gratis sebagai add-on. Tapi akhirnya iklan bergeser ke tempat lain dan lukisan mural sento secara bertahap menjadi seni yang mandiri.

Selama masa kejayaan mural sento Maruyama ingat pernah bekerja 6 hari seminggu. Setiap mural memakan waktu 3-4 jam, dan mural yang terpisah harus dicat di kedua pemandian baik laki-laki dan perempuan. Tapi sekarang dia melukis sekitar 2-3 mural per bulan. Itu karena sento menghilang dengan sangat cepat. Tahun 2013 tercatat bahwa ada sekitar 850 sentos di Tokyo. Sekarang, menurut data pemerintah, hanya ada sekitar 650 (ada 4300 di seluruh Jepang, terbanyak di Tokyo). Dan kurang dari 200 dihiasi dengan mural.

Melihat Gn. Fuji adalah kegiatan yang umum setiap tahun baru, dan dianggap sebagai hal yang baik. namun jika Anda tidak memiliki energy untuk itu, mungkin melihat Gn. Fuji saat berendam dalam air panas adalah hal terbaik berikutnya, atau bahkan lebih baik.









foto: spoon & tamago

(ADP)