Bergabung dengan Para Pelari Haus Cokelat dalam Event Chocorun

Sebagaimana puluhan ribu orang bersiap untuk event tahunan Tokyo Marathon yang akan diadakan bulan depan, mereka yang cenderung tidak mampu menghabiskan 42 kilometer tengah bersiap untuk suatu jenis lari yang benar-benar berbeda, itu adalah Chocorun.

Chocorun menggabungkan lari dengan seni makan coklat tanpa harus merasa bersalah (takut gemuk), diselenggarakan satu hari sebelum gelaran Tokyo Marathon 2017 atau tepatnya pada 25 Februari. Sekiranya akan terdapat 2.200 pencinta coklat yang akan bertpartisipasi dalam lari dengan jarak satu, dua, empat, dan 10 kilometer, yang memenuhi sepanjang jalan-jalan di Yokohama.

Hal yang baru untuk event tahun ini, akan terdapat Fuwafuwa rollcake tower dan Choco-kids Park, selain berbagai makanan coklat dari Colombin Japan, Ichiban dari Kobe, dan Brookside chocolatiers dari Kanada.


Dalam beberapa tahun terakhir sama seperti di Indonesia, olahraga lari kembali menjadi trend dan event tahunan Tokyo Marathon secara besar-besaran mengalami kelebihan permintaan. Semakin banyak orang melakukan olahraga (lari), termasuk penulis terkenal Haruki Murakami, yang mencatat rentetan cintanya untuk olahraga lari di memoar ‘What I Talk About When I Talk About Running’. Sebagaimana popularitasnya telah berkembang, banyak kota-kota lain di seluruh Jepang mulai mengadakan acara marathon, dan beberapa acara lari yang tidak konvensional.

Chocorun, Sebagai contoh, diselenggarakan oleh kelompok yang juga bertanggung jawab untuk acara Wally Run, sebuah acara bertema Waldo di mana peserta yang datang harus mengenakan bajun garis-garis merah dan putih. Ada juga Bubble Run, self-explanatory Sweets Marathon, dan Color Run di mana para pelari beramai-ramai mandi dengan cat berwarna pelangi. Dan perlu dicatat, semua event tersebut cosplay-friendly.







foto: sportsone

(ADP)