“The Anime Man”, Youtuber Ini Menjadi Perbincangan Hangat di Jepang!


“The Anime Man”, dia adalah seorang pria berusia 23 tahun dan lahir di Australia. Nama aslinya adalah Joey Bizinger, lahir dari Ayah Australia dan Ibu Jepang. Dia adalah seorang Youtuber yang menjelma menjadi selebritis baru. Konten yang dia buat adalah tentang dunia anime dan itulah mengapa dia disebut sebagai “The Anime Man”.

Yang dia lakukan di Youtube adalah membahas, mengulas, dan mengomentari beragam hal tentang anime. Tidak hanya itu dia juga menampilkan konten Youtube dengan belajar bahasa, membahas mengenai keanehan budaya Jepang, travelling, namun tetap berfokus pada anime dari Jepang. Dia pun menjadi terkenal karena keunikkannya menampilkan konten yang berbeda dari biasanya.

Kini subscribernya mencapai 1,1 juta orang, dan dia adalah tokoh terkemuka yang dikenal di Jepang. Dia pun dapat membuktikan bahwa seseorang yang menyukai anime bukanlah seorang pecundang, sebab stereotip ini muncul dan memunculkan pendapat bahwa jika menyukai anime adalah hal yang sangat memalukan. Namun dia dapat mematahkan anggapan itu.

Siapa sangka ternyata Bizinger juga mahir dalam berbahasa Jepang, dan sesekali mengunjungi keluarganya yang ada di Jepang. Bizinger juga mengatakan bahwa dahulu neneknya mengirim VCR yang berisi rekaman anime. Anime pertama yang dia tonton adalah ‘Doraemon’, bahkan dia menontonnya berulang kali.

Dia mengatakan pada Japantimes.co.jp, bahwa di Sydney tidak ada komunitas atau club penyuka anime. Oleh sebab itu dia pun mulai browsing di internet untuk mengikuti kelanjutan serial yang dia minati. Suatu ketika dia juga pernah disuruh untuk membuat website dari sekolahnya, dan dia memilih untuk membuat website yang sesuai dengan minatnya dengan nama, theanimeman.com

Berkat kelas editing yang dia dapatkan ketika kuliah, pada akhirnya dia mulai mendaftarkan diri ke Youtube pada tahun 2013 dengan video pertamanya yang berjudul “Dubbed Anime Sucks!”. Lalu dia menjadi dikenal berkat video yang berjudul “7 Types of Anime Fans”. Berawal dari 100.000 subscriber dan kian bertambah setiap harinya.

Kini dia tinggal di Tokyo setelah menyelesaikan studinya di Jepang, alasannya yaitu untuk lebih dekat dengan industri anime dan sebagiannya untuk lepas dari internet buruk yang ada di Australia.

Siapa sangka, dari suatu hal yang diminati dan ditekuni terus ternyata dapat menghasilkan sesuatu yang membuat dirinya dikenal.



(Fa)

Source: japantimes.co.jp