6 Hal Gila Tentang Sistem Kesehatan di Jepang

Bisa dikatakan sistem kesehatan di Indonesia masih menuju kearah yang maju atau mudahnya kita sebut berantakan, khususnya daerah-daerah diluar ibu kora. Masih ada orang yang sulit untuk mendapatkan asuransi kesehatan, dan biaya pengobatan tidak serta merta murah harganya. Mungkin sebagian kita akan terkejut ketika mengalami pengalaman medis atau sistem kesehatan yang ada di Jepang, karena negara tersebut memiliki sistem medis yang berbeda. untuk itu, anibee akan memberikan sedikit pengetahuan tetang sistem kesehatan yang ada di Jepang, dan menurut beberapa orang dari luar Jepang itu mungkin terdengar sedikit aneh bahkan gila.

Masker di Mana-mana

Hal ini juga mulai terlihat di Indonesia, Masker adalah pemandangan umum di Jepang, banyak orang memakainya bahkan bukan untuk alasan yang terkait dengan kesehatan. Sejujurnya banyak cara Jepang yang bisa kita kita tiru untuk berbagai hal, namun untuk yang satu ini, stigma yang dipakai orang Jepang untuk masker kesehatan sedikit berlebihan, jika itu digunakan sebagai aksesoris fashion. Kita biasanya menggunakan masker kesehatan ketika terserang penyakit atau virus guna mencegah itu menyebar ke orang lain atau tertular.


Harus Menjadwalkan Kunjungan Rumah Sakit atau Klinik

Di Jepang akan sedikit sulit untuk bertemu dengan dokter spesialis di rumah sakit atau klinik, itu sangat menyulitkan ketika gejala yang kita alami cukup serius, pilihan sangat terbatas yakni ruang gawat darurat di rumah sakit yang buka di kota sebelah misalnya. Karena klinik dan rumah sakit Jepang memiliki jam buka tertentu, dengan masing-masing lokasi memiliki jadwal tersendiri. sebagian buka pada jam kerja normal (Senin sampai Jumat sekitar 09:00-05:00), sebagian buka di pagi hari pada hari Sabtu, dan sebagian lagi tutup pada sore hari di hari kerja tertentu - sangat bervariasi. Sayangnya mereka dapat tutup di waktu bersamaan, dan jika anda sakit pada jeda waktu tersebut, anda harus menunggu atau mencari tahu ruang UGD mana yang buka kala itu. Semua harus dijadwalkan! Tapi di sisi lain, satu yang mengagumkan tentang penjadwalan dengan klinik dan rumah sakit di Jepang adalah bahwa sebagian besar dari mereka menerima penanganan langsung dengan waktu yang cukup singkat. Bahkan, banyak dari orang Jepang lebih suka itu.


Dokter adalah Tuhan

Biasanya, bahkan di Indonesia, dokter akan ramah terhadap pasien. Tapi di Jepang, ketika anda masuk ruang dokter, bersiaplah untuk menghadapi seseorang yang ‘sempurna’. Mengajukan pertanyaan tidak dianjurkan, dan Anda biasanya diharapkan hanya untuk mengikuti petunjuk dokter dan kemudian pergi. Meminta penjelasan mengapa mereka ingin Anda untuk mengambil obat tertentu atau mengikuti metode tertentu sering dianggap menghina. Mereka dokter, sehingga mereka tahu yang terbaik - tugas Anda adalah hanya untuk melakukan apa yang mereka katakan. Tentu saja tidak semua dokter di Jepang seperti itu, Tetapi bahkan dokter terbaik Jepang masih banyak seperti yang diceritakan diatas.


Beberapa Prosedur Kesehatan di Jepang Sedikit Aneh

Tidak ada orang yang suka mendapatkan prosedur medis, tetapi di Jepang dengan cara yang berbeda hal ini dilakukan, dan itu bisa jadi lebih buruk. Salah satu prosedur yang paling terkenal adalah tes flu. Prosedur ini mungkin belum pernah anda dapatkan di Indonesia, namun ini sangat umum di Jepang. Jika Anda datang ke dokter dengan batuk flu selama setengah tahun, kemungkinan Anda mendapatkan prosedur seperti yang ada di video ini.

Dan ini bukanlah satu-satunya prosedur ‘mengerikan’ Jepang untuk bidang kesehatan. Beberapa lainnya mungkin akan terlihat lebih buruk.


Asuransi Kesehatan

Jika asuransi kesehatan dalam sistem di Indonesia masih amburadul, ini merupakan satu yang terbaik di Jepang. Pertama, mudah didapatkan. Selama Anda berada di Jepang dengan visa selama lebih dari tiga bulan, Anda harus apply Asuransi Kesehatan untuk Pekerja. Yang dibutuhkan hanyalah sejumlah kecil dokumen, menunggu beberapa minggu, dan kemudian Anda mendapatkan kartu asuransi Anda dalam surat. Kedua, cakupan yang sangat luas. Anda dapat pergi ke klinik atau rumah sakit manapun di Jepang yang Anda inginkan, begitupun dalam memilih dokter. Ketiga, itu murah. Jika anda berasal dari negara yang memiliki asuransi kesehatan gratis atau mendekatinya itu bisa dikatakan murah, manun jika dibandingkan dengan yang dari Amerika, itu cukup mahal. Anda biasanya membayar sekitar lima persen dari penghasilan bulanan Anda untuk premi bulanan, dan kemudian ketika Anda mengunjungi dokter, Anda hanya perlu membayar tiga puluh persen dari tagihan.


Cek kesehatan Tahunan

Mendapatkan pemeriksaan tahunan adalah sesuatu yang orang lakukan di seluruh dunia. Tapi biasanya mereka sukarela - Anda dapat melakukannya jika Anda ingin, atau tidak, tapi di Jepang itu sesuatu yang diwajibkan.pemeriksaan kesehatan sebenarnya tergantung pada apa yang perusahaan tempat anda bernaung bayar, tapi ketika anda bekerja di sebuah balai kota di Jepang, itu sangat teliti. Mulai dari tes mata, tes pendengaran, tes urine, pemeriksaan tekanan darah, dan bahkan darah yang diambil. Dan itu dilakukan di balai kota selama satu hari kerja. Fokus dari pemeriksaan kesehatan tahunan adalah pencegahan, memeriksa untuk melihat apakah ada sesuatu gejala yang perlu diatas lebih lanjut.

Itulah beberapa hal paling gila tentang sistem pengobatan atau kesehatan di Jepang. Jika Anda sudah pernah ke dokter di Jepang, apa pengalaman yang anda rasakan? lebih baik atau lebih buruk dibandingkan dengan negara asal Anda? berikan pendapat anda di kolom komentar ya..







foto & sumber: rocketnews24

(ADP)