Kenali ADHD yang Mungkin Membuat Anak Menjadi Hyperaktif


Sudah pernah mendengar tentang ADHD? Attention Deficit Hyperactivity Disorder.

Bisa saja anda mengalaminya, atau saudara terdekat anda memiliki gejala ini. ADHD adalah sebuah gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, dan sulit untuk berkonsentrasi.

ADHD bisa terjadi pada anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa. Gejalanya bisa terjadi dari masa kanak-kanak hingga dewasa. Sebanyak 10% anak-anak di usia sekolah mengalaminya. Anak laki-laki 3 kali lebih berpotensi untuk mendapat gangguan ini dibandingkan anak perempuan.

Tanpa penanganan yang tepat, penderita ADHD akan mendapatkan masalah yang serius. Seperti prestasi yang rendah, gagal di sekolah atau pun di tempat kerja, sulit menjalin hubungan atau berinteraksi, bahwa memiliki rasa percaya diri yang rendah, dan parahnya bisa mengalami depresi.


Penyebab ADHD

Kondisi ADHD tidak disebabkan oleh pola asuh yang buruk, terlalu banyak gula, atau vaksin. Tapi sebuah studi yang dilakukan menunjukkan bahwa penderita ADHD memiliki kerabat dekat yang juga mengalami kelainan ini. Mereka juga menemukan bahwa ada perubahan area otak tertentu berukuran sekitar 5% - 10% lebih kecil. Perubahan kimia di otak juga ditemukan.

Faktor risiko lainnya yang memungkinkan adalah kelahiran secara prematur, berat lahir rendah, dan luka pada otak saat lahir. Peneliti juga melihat adanya hubungan antara menonton televisi yang berlebihan. Itu semua kembali lagi kepada orang tua yang bisa dengan bijak mengatur dan membimbing anak-anaknya.


Gejala ADHD


> Sulit Berkonsentrasi

Anda mungkin tidak akan menyadarinya, karena tidak selalu memperhatikan mereka saat di sekolah. Penderitanya mungkin menunda-nunda pekerjaan rumah atau sering berpindah dari satu aktifitas ke aktifitas lain. Ada kemungkinan lain, diantaranya tidak terorganisir, kurang fokus, cenderung ceroboh, kesulitan untuk berbicara di depan orang, tidak mendengarkan orang lain, tidak mematuhi aturan, pelupa, bahkan mudah terganggu dengan suara-suara yang tidak penting.

> Hyperaktif

Seperti halnya mereka sulit untuk diam saat duduk, sering bangun untuk berjalan-jalan atau berlari, bicara berlebihan. Pada orang dewasa dan remaja, hyperaktif muncul sebagai perasaan gelisah. Mereka mungkin juga kesulitan untuk melakukan aktifitas dengan tenang, bahkan untuk duduk diam pun sulit.

> Impulsif

Biasanya mereka tidak sabaran untuk berbicara atau pun beraksi, menjawab sebelum orang lain selesai memberikan pertanyaan, sering mengganggu orang lain, berbincang di saat yang tidak tepat. Bahkan tindakan impulsif ini dapat mengakibatkan kecelakaan, seperti memukul benda atau memukul orang lain. Mereka melakukan hal-hal berisiko tanpa henti dan tidak memikirkan konsekuensinya.

Bagi anda yang menemukan seseorang dengan gejala tersebut, tidak perlu dijauhi atau dimarahi. Bawalah ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Karena ternyata ada obat khusus untuk mereka penderita ADHD.


(Fa)

Source: webkesehatan.com, webmd.com, kidshealth.org