Mengapa Beberapa Orang Tidak Bisa Minum Kopi?

Kopi adalah minuman yang tidak pernah luntur popularitasnya dari zaman ke zaman. Walau banyak kontroversial, kopi sebenarnya baik untuk kesehatan jika dikonsumsi dengan bertanggungjawab. Kopi bahkan bisa memanjangkan harapan hidup anda (Baca: Segelas Kopi Sehari Memanjangkan Harapan Hidup Anda ). Walau begitu, sayangnya tidak semua orang merasa nyaman minum kopi. Beberapa dari anda mungkin langsung mengalami perut kembung atau mulas yang hebat beberapa menit setelah minum kopi. Apakah kopi mendorong produksi gas dalam perut?”

Jawabannya adalah ‘Ya’. Kopi mengandung senyawa kafein yang bisa menyebabkan naiknya tingkat keasaman di perut. Situasi usus yang asam menstimulasi perut yang menyebabkan kembung dan perasaan tidak nyaman lainnya di area perut. Gejala-gejala ini disebut dispepsia.

Anda salah paham jika menganggap jika anda minum kopi yang decaffeinated anda tidak akan mengalami dispepsia. Kopi decaf tetaplah mengandung kafein walau dalam jumlah sedikit. Jika anda minum beberapa gelas kopi decaf anda tetap akan mengalami perut kembung dan mulas, terutama jika anda sensitif terhadap kopi.

Hubungan Genetika Dengan Sensitivitas Terhadap Kopi

Kopi diolah atau dimetabolisir liver menggunakan enzim CYP1A2. Kemampuan untuk memproduksi enzim ini diregulasi oleh gen CYP1A2. Perbedaan level genetik inilah yang menentukan seberapa sensitif tubuh anda terhadap kafein. Orang dengan enzim CYP1A2 yang cukup bisa mengeliminasi kopi dari tubuhnya secara normal dan tidak merasakan apa-apa selain efek kopi yang memang terkenal: membuat anda lebih ‘sadar’ dan ‘awas’ terhadap sekitar. Singkatnya, membuat anda merasa bersemangat. Jika anda kurang enzim ini, tubuh anda akan cepat bereaksi terhadap kopi, terutama di bagia perut.

Kemungkinan Lain Yang Membuat Anda Sensitif Terhadap Kopi


SUMBER FOTO: READERS DIGEST

Jika anda cepat merasa mulas dan kembung setelah minum segelas cappuccino atau latte, mungkin masalahnya bukan pada kafein tapi pada susu. Bisa jadi perut anda intoleran terhadap susu. Cobalah kopi hitam sebelum memutuskan anda tidak bisa minum kopi. Selain itu, masih ada kemungkinan lain. Yaitu gula yang digunakan. Pastikan anda menggunakan gula pasir alami dan bukan pengganti gula. Sorbitol dan fruktosa, walau juga manis seperti gula alami, namun terkenal membuat kerusakan pada sistem cerna. Pastikan gula anda tidak mengandung pemutih. Jika gula pasir anda terlihat sangat putih bersih, hal itu justru berbahaya daripada gula pasir yang kecoklatan. (AOZ)

Sumber:

Enkimd.com

Caffeineinformer.com