5 Fakta Menjijikan dari Kolam Renang Umum yang Harus Anda Ketahui


Pasti anda pernah mengunjungi kolam renang umum, meskipun hanya sekali dalam sebulan atau sekali dalam setahun. Namun siapa sangka tempat rekreasi menyehatkan dan menjadi sarana penyegar diri tersebut menjadi tempat penyakit. Ini disebabkan karena kualitas kolam renang atau pengelolaannya yang tidak baik.

Beragam penyakit, bakteri, bahkan parasit bisa ada dalam satu kolam. Berikut fakta menjijikan dari kolam renang umum

1 >> Feses Mendominasi di Kolam Renang

Kolam renang umum pasti digunakan oleh siapa saja. Anda pun tidak tahu apa yang akan terjadi dan apa yang orang tersebut kontribusikan ke kolam renang itu. Bahkan Centers of Disease Control (CDC) dari Amerika menjelaskan bahwa setelah 15 menit memasuki kolam, manusia akan mengkontribusikan sebanyak 0,14 gram feses. Coba bayangkan jika ada beratus-ratus orang memasuki kolam dalam waktu 30 menit!.

2 >> Bakteri yang Berkumpul di Kolam

Setelah berkontribusinya feses pada kolam renang tersebut, selanjutnya adalah kehadiran bakteri E. Coli. Bakteri ini biasanya hadir pada sistem pencernaan hewan, dan bisa mengkontaminasi jaringan tubuh manusia. Seperti berdampak pada badan lemas, mual, diare, dan bahkan hingga kematian. E.Coli dapat menghasilkan racun yang merusak ginjal, dan juga melemahkan dinding usus kecil pada anak-anak. Hingga kini belum ada obat yang efektif untuk orang yang terkena bakteri E. Coli.

3 >> Parasit Cryptospridium dan Giardia

Parasit juga mendominasi di kolam renang, bahkan juga susah menghilang jika sudah diberi kaporit. Jadi tidak menutup kemungkinan untuk anda terkena parasit ini meskipun berenang di kolam yang bersih. Parasit ini juga ditemukan di air, tanah, dan makanan yang terkontaminasi. Jika sudah terjangkit anda akan mengalami diare.


4 >> Kaporit Bahaya bagi Tubuh

Kadar kaporit yang tinggi bisa berbahaya bagi tubuh. Kaporit diciptakan memang untuk membasmi kuman dan bakteri yang ada di dalam air, namun jika kandungannya terlalu tinggi justru menjadi bahaya. Hal ini berpengaruh bagi kulit, seperti merusak kolagen sehingga memicu penuaan dini dan membuat kulit menjadi kusam, merusak epidermis kulit, hingga merusak folikel rambut.

5 >> Terdapat Kandungan Urine

Peneliti sudah melakukan tes untuk memperkirakan berapa banyak urin yang terkandung dalam kolam renang. Lalu mereka memperkirakan bahwa ada sekitar 75 liter urin pada kolam yang berukuran sepertiga dari kolam renang yang dipergunakan untuk olimpiade. Urin yang sudah bercampur dengan air di kolam renang dan bergabung juga dengan zat disinfektan, akan berakibat pada iritasi mata dan juga dalam jangka panjang akan berakibat pada munculnya asma.

Segeralah menghubungi dokter jika anda mengalami gejala tidak mengenakan pada badan setelah berenang di kolam renang umum. Ada baiknya anda sudah mandi sebelum masuk ke kolam dan tidak mengotori kolam renang.


(Fa)