Memaafkan Adalah Kunci Kesembuhan Liver Anda

Jika anda bergaya hidup sibuk, sering terjaga di larut malam hingga pagi, mungkin anda mulai khawatir dengan kesehatan liver anda. Atau, anda penikmat alkohol. Walau anda peminum yang moderat, hanya minum satu atau dua kali dalam seminggu, ketika diserang stress anda bisa minum lebih banyak dari biasanya. Banyak para professional pekerja keras yang berakhir dengan penyakit liver yang mengerikan. Hepatitis A, B, dan C saja sudah banyak menyerang orang Indonesia, dari anak hingga dewasa. Nah, apa yang bisa anda lakukan untuk mencegah penyakit liver dan mendukung gaya hidup anda yang sibuk dan jarang istirahat?

Sumber Foto: netdoctor

1. Minum suplemen untuk liver

Tumbuh-tumbuhan herbal pemberian alam sudah digunakan berabad-abad untuk membantu liver mengolah zat-zat kimia yang masuk ke tubuh. Semua makanan yang masuk ke perut berubah jadi senyawa-senyawa nutrisi yang dibutuhkan tubuh berkat kerja liver yang sehat. Sayangnya, terkadang kerja liver jadi terlalu berat jika anda penggemar makanan berlemak dan sering mengkonsumsi obat-obatan.

Kalau anda mulai berpikir untuk mencari suplemen untuk liver anda, berikut beberapa tumbuhan yang bisa anda temukan ekstraknya di produk-produk toko:

· Milk thistle

· Holy basil

· Dandelion root

· Bupleurum

Milk thistle yang juga dikenal dengan Silybum Marianum adalah sumber senyawa antioksidan silimarin yang mencegah liver dari kekurangan glutathione dan juga memerangi penyakit liver. Holy basil mengandung minyak yang penting untuk membunuh bakteri, mengurai metal berat, dan membunuh jamur. Holy basil memiliki setidaknya 6 jenis minyak yang dibutuhkan liver.

Dandelion root memiliki efek diuretic alami. Artinya, senyawa dalam tumbuhan ini mempercepat kemampuan liver untuk mengeliminasi racun, menguatkan kekebalan tubuh, dan menyeimbangkan gula darah, juga meredakan rasa kembung.

2. Kurangi Stress dan Banyaklah Memaafkan

Apa hubungan sifat memaafkan dengan liver anda? Kemarahan dan kebencian merusak hormone anda. Dari zaman ke zaman, para praktisi holistik menghubungkan masalah emosional pada kerusakan liver dan kesehatan secara keseluruhan yang menurun. Stress kronis – yang bisa disebabkan oleh isu emosional, masalah hubungan, dan rasa bersalah, rasa marah atau rasa malu – semua itu mempengaruhi endokrin, sistem reproduksi, sistem pencernaan, dan kekebalan tubuh anda.

Liver yang sakit menghambat aliran emosional yang sehat, memproduksi frustrasi dan kemarahan. Liver yang lemah akan menimbulkan gejala-gejala: susah konsentrasi, rasa sakit di tulang rusuk, pusing, masalah sendi, masalah menstrual, dan gangguan sistem pencernaan. (AOZ)

Baca juga: 6 Tips Menjaga Liver Anda Tetap Sehat

Sumber: dr.Axe