Makan Sendirian Bisa Buruk untuk Kesehatan, ini Cara Memperbaikinya

identity magz

Makan seorang diri bisa menyenangkan. Tapi sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa melakukannya terlalu sering dapat mengurangi kesehatan Anda. Sebuah penelitian Korea baru-baru ini, yang dipublikasikan dalam Obesity Research & Clinical Practice, mengungkapkan bahwa pria atau wanita yang makan sendiri setidaknya dua kali sehari lebih rentan terkena sindrom metabolik, tiga faktor risiko prediabetes, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, dibandingkan dengan orang yang selalu makan bersama orang lain. Hubungan antara kesepian dan kesehatan yang buruk ini sangat masuk akal bagi Andrew Abeyta, asisten profesor jurusan psikologi di Rutgers, Universitas Negeri New Jersey, Camden, karena kesepian selalu menjadi faktor risiko penyakit kronis dan kematian dini.

Kita mengandalkan hubungan untuk dukungan emosional dan manajemen stres, seorang yang kesepian tidak memiliki sistem pendukung sosial yang kuat dan oleh karena itu lebih rentan terhadap penggunaan fisik dan air mata stres dan kecemasan. Pada gilirannya, mereka memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan penyakit atau kondisi yang berkaitan dengan stres, seperti penyakit jantung, diabetes dan tekanan darah tinggi. Kurangnya dukungan sosial juga bisa membuat sulit bagi orang yang merasa kurang termotivasi untuk menetapkan dan mengejar tujuan, seperti makan sehat. Kurangnya motivasi dapat menyebabkan pilihan makanan yang buruk, menyelesaikan apa yang paling mudah dan untuk apa yang menyenangkan.

Jadi, apa yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko terkena sindrom metabolik jika Anda sering makan sendiri? Semuanya dimulai dengan membuat pilihan makanan yang lebih sehat. Orang yang makan sendiri lebih cenderung makan makanan cepat saji atau makanan yang tidak sehat, seperti makanan beku atau nasi kotak, yang cepat disiapkan. Siapa yang mau memasak makanan untuk satu orang? Faktor kunci dalam membuat pilihan makanan sehat adalah melakukan upaya sadar untuk merencanakan ke depan dan menetapkan tujuan yang dapat diatur untuk makan sehat.

Tidak ada Teman Makan? Ini 3 Cara untuk Makan Lebih Sehat

found my light

Berlangganan Layanan Makan / Catering

Salah satu cara mudah dan mudah untuk merencanakan makanan solo di depan adalah dengan berlangganan layanan makanan resep resep makanan karena mereka kurang mengintimidasi koki pemula. Jika memasak cepat dan mudah, Anda bisa melakukannya lebih sering. Psikolog menyebut pengalaman penguasaan awal ini karena mereka membangun kepercayaan diri dan memberi orang perasaan bahwa makanan sehat adalah sesuatu yang dapat mereka tempuh.

Jadikan Waktu Makan Sebagai Tindakan Egois

Hal lain yang bisa membantu adalah mengubah pandangan Anda yakni cobalah untuk melihat memasak bukan sebagai sesuatu yang Anda lakukan untuk orang lain, tapi sesuatu yang Anda lakukan untuk diri sendiri. awalnya ini mungkin tampak egois, tapi secara psikologis penting digunakan untuk melihat tindakan kita memiliki tujuan atau kepentingan.

Menu Favorit Keluarga

Rindu dengan menu yang biasa disajikan ibu atau ayahmu? Mempersiapkan makanan yang Anda punya kenangan indah bisa membuat Anda merasa kurang kesepian. Penelitian menemukan bahwa mengenang kenangan sosial yang disayangkan membuat orang merasa didukung dan pada gilirannya memberi mereka kepercayaan diri untuk menempatkan diri mereka secara sosial, mengejar hubungan baru dan memperdalam hubungan yang sudah ada.

Siapa yang tahu? Anda mungkin sudah mulai membutuhkan meja untuk dua orang agar tidak selalu makan sendiri, dan tentunya agar anda makan lebih sehat.




(ADP)