Tips Makan Teratur dan Sehat Selama Puasa Ramadhan 2018

naij

Bulan suci Ramadan adalah waktu bagi umat Islam untuk berlatih menahan diri baik secara fisik maupun spiritual. Selama satu bulan kedepan, mereka yang menjalankan puasa harus mampu menahan lapar dan haus dari matahari terbit hingga terbenam. Hal tersebut bisa menjadi tantangan tersendiri, sebagaimana Anda mungkin mengalami ketidaknyamanan pada pola makan tertentu tertentu karena perubahan dalam rutinitasnya. Semua ketidaknyamanan ini dapat diminimalkan dengan beberapa perencanaan dan pemikiran sebelumnya. Berikut beberapa tips juga kiat untuk diingat:


Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi Air

Sepanjang bulan puasa, jagalah diri Anda terhidrasi dengan minum dua liter atau delapan gelas air yang direkomendasikan setiap hari. Minum setidaknya dua hingga tiga gelas air sebelum memulai puasa (sahur) untuk membantu Anda tetap terhidrasi sepanjang hari. Dehidrasi adalah penyebab utama ketidaknyamanan puasa umum seperti sembelit, lesu dan sakit kepala. Juga, setelah Anda berbuka, pastikan untuk minum air secara teratur antara waktu berbuka puasa dan waktu tidur Anda. Memiliki makanan dengan kandungan air yang tinggi seperti sup, buah dan sayuran juga menambah asupan cairan total tubuh Anda untuk hari itu juga.

nestle

Ketahuilah bahwa minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, dan soda berkarbonasi menarik air keluar dari tubuh Anda karena efek diuretiknya. Jadi selama Ramadhan, pilihan minuman yang lebih baik seperti air putih, jus buah segar, air kelapa muda atau susu. Minuman jenis ini tidak hanya akan menghidrasi Anda tetapi juga memberi tubuh Anda nutrisi tambahan yang dibutuhkan selama berpuasa untuk memerangi dehidrasi.


Jangan Lewatkan Makan Sahur

Sahur atau makanan sebelum fajar seharusnya tidak dilewatkan oleh mereka yang hendak berpuasa. Sayangnya, beberapa orang merasa sulit untuk mendapatkan sahur mereka. Mereka lebih suka makan berat sebelum tidur dan tidur sampai pagi. Setelah tidur di malam hari, tubuh Anda perlu mengisi kembali persediaan nutrisinya sehingga Anda dapat bertahan sepanjang puasa Anda dengan ketidaknyamanan pencernaan yang minimal. Memulai puasa tanpa makan sahur dapat menyebabkan Anda merasa lesu di siang hari dan menyulitkan untuk mempertahankan puasa Anda.


Moderasi dan Variasi

Pastikan bahwa makanan Anda selama Ramadan terdiri dari berbagai makanan segar seperti biji-bijian, protein tanpa lemak, sayuran, buah, dan susu untuk memastikan Anda mendapatkan semua nutrisi penting untuk kesehatan yang baik. Batasi makanan olahan yang tinggi kelebihan lemak, gula dan garam. Makanan rumahan selalu menjadi pilihan yang lebih baik karena Anda dapat mengontrol bahan ditambah jumlah minyak, garam dan gula yang Anda gunakan untuk membuat makanan lebih sehat. Satu tip menghemat waktu adalah memasak ekstra dan simpan di lemari es untuk dimakan kembali saat sahur. Hidangan seperti nasi goreng rumahan, bubur oat dengan buah dan kacang atau sup mie dengan daging tanpa lemak, atau telur dan berbagai macam sayuran adalah makanan sederhana yang dinikmati semua orang di keluarga.


Berbuka Puasa dengan Perlahan

AsmaraKu


Ketika saatnya berbuka puasa, hindari mengisi makanan berminyak dalam bentuk kue dan camilan gurih goreng. Anda dapat memilih kurma, buah atau kacang untuk memuaskan rasa lapar Anda. Jika Anda sering terjebak dalam lalu lintas jam sibuk, pertimbangkan untuk menyimpan makanan pilihan yang disukai ini dalam kemasan kecil di tas atau ransel Anda sehingga Anda tidak perlu menunda berbuka puasa. Ini akan mencegah Anda terlalu kelaparan saat makan malam, di mana Anda berisiko makan berlebihan dan menyebabkan gangguan pencernaan.


Memilih Metode Memasak yang Lebih Sehat

ENT Wellbeing Sydney

Batasi makanan yang digoreng dan hidangan berminyak selama Ramadhan karena mereka dapat menyebabkan ketidaknyamanan gastrointestinal, mulas dan gangguan pencernaan. Cobalah hidangan yang dimasak dengan sedikit minyak seperti daging panggang, hidangan direbus, sup dan banyak sayuran. Alih-alih makanan pencuci mulut yang kaya, miliki buah segar sebagai gantinya. Makan perlahan dan kunyah makananmu dengan baik.


Bijak dalam Membeli Makanan

Expatriate Lifestyle

Jangan pernah membeli makanan berlebihan dari bazaar makanan Ramadan meskipun Anda mungkin ingin mencoba berbagai jenis makanan yang berbeda di sana. Godaan itu pada saat itu juga sebagian karena Anda lapar. Namun, berhati-hatilah terhadap jumlah yang Anda beli untuk menghindari berakhir terlalu banyak makan dan mengalami gangguan pencernaan.

Sebagaimana inti dari ibadah yang dijalankan umat muslim di bulan ramadhan, puasa mengajarkan seseorang untuk bersabar dan berpikir jernih walau dalam kondisi lapar. Mengambil inti tersebut dan mempraktekkannya untuk ‘bijak’ dalam kasus memilih makanan mungkin dapat berhasil guna mewujudkan pola makan sehat yang teratur selama bulan puasa ini. selamat mencoba!








(ADP)