Apakah Boleh Kita Mengonsumsi Telur Setiap Hari?

iDiva

Ketika datang ke makanan dengan pesan-pesan kesehatan yang membingungkan, telur termasuk salah satu yang sering disebutkan. Meskipun bahan yang telah menjadi inti dari sarapan sejak lama dan bahkan makanan pokok, para ahli kesehatan memperingatkan selama bertahun-tahun untuk tidak secara regular (setiap hari) terutama kuning telur, karena khawatir jika melakukannya dapat meningkatkan kolesterol dan berkontribusi terhadap penyakit jantung.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, para dokter dan ahli gizi telah melunakkan pendirian mereka pada makanan luar biasa tersebut dan banyak yang mengatakan bahwa telur mengandung vitamin, mineral, dan protein penting. Dan sekarang, sebuah penelitian baru tampaknya mendukung dugaan bahwa telur benar-benar tidak berbahaya bagi kesehatan jantung. Jadi, apakah itu benar-benar boleh atau sehat untuk makan telur setiap hari? Untuk garis bawah pada topik yang sering disalahpahami ini, seorang ahli jantung dan profesor kedokteran di University of Connecticut memberikan jawabannya.


Telur Memiliki Kolesterol, namun tak Selamanya Buruk

Memang benar bahwa telur memiliki tingkat kolesterol makanan yang lebih tinggi daripada banyak makanan lain — sekitar 185 mg dalam satu telur besar. Belum lama ini, telur bahkan diberi label "sama buruknya dengan Anda seperti merokok.” Kita semua tahu bahwa apa yang benar-benar meningkatkan kolesterol Anda adalah lemak jenuh dalam diet dan tidak terlalu banyak kolesterol dalam makanan.

teusonhar

Ketika kita makan kolesterol, itu dipecah dalam usus; itu tidak diserap sebagai molekul kolesterol keseluruhan. Lemak jenuh, sementara itu, dipecah menjadi rantai pendek asam lemak yang dapat menjadi terkait di dalam tubuh — dan itulah yang telah terbukti meningkatkan kadar kolesterol tubuh secara signifikan.

Ya, penelitian menunjukkan bahwa makan makanan yang tinggi kolesterol, seperti telur, dapat meningkatkan kolesterol seseorang sedikit. Tetapi hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah rasio kolesterol LDL (buruk) terhadap kadar kolesterol HDL (baik). Telur meningkatkan HDL ke tingkat yang lebih besar daripada LDL, yang mengarah ke profil risiko yang lebih menguntungkan ketika mengaitkannya ke risiko kardiovaskular.


Studi Terbaru Menunjukkan Tidak ada Kaitan dengan Penyakit Jantung

Daily Health Post

Di atas apa yang diketahui oleh para ilmuwan tentang efek kolesterol telur pada tubuh, penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang makan telur tidak lebih buruk daripada mereka yang tidak makan telur. Penelitian dalam beberapa tahun terakhir telah gagal menemukan hubungan antara konsumsi telur satu hari dan penyakit jantung, bahkan pada orang yang genetika menempatkan mereka pada risiko yang lebih tinggi dari normal.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal ‘Heart’ menunjukkan bahwa makan telur bahkan mungkin memiliki efek perlindungan: Orang yang melaporkan makan hingga satu telur per hari memiliki risiko 11% lebih rendah terkena penyakit jantung — dan risiko kematian yang 18% lebih rendah dari itu. —Lebih dari sembilan tahun berikutnya daripada mereka yang tidak makan telur. Mereka juga memiliki risiko 26% lebih rendah mengalami stroke hemoragik.

Penting juga untuk diingat bahwa, sementara para peneliti mengendalikan faktor-faktor potensial lainnya seperti kebiasaan merokok, pola makan keseluruhan, dan berat badan, studi jenis ini tidak dapat sepenuhnya menjelaskan semua cara bahwa pemakan telur mungkin berbeda (dan kurang lebih sehat) daripada non-pemakan telur.


Telur Penuh dengan Nutrisi dan Protein

Ada banyak alasan bagus untuk makan telur: Mereka kaya akan vitamin E, lutein, selenium, dan folat, yang memainkan peran penting dalam kesehatan otak, penglihatan, dan melawan peradangan dalam tubuh. Mereka juga mengandung protein (sekitar 6 gram per telur), yang dapat membantu menghilangkan rasa lapar dan membuat Anda merasa kenyang selama berjam-jam.

telegrafi

Jika seseorang mencoba menurunkan berat badan, yang paling penting adalah makan sarapan yang baik. Jika Anda makan sarapan yang tinggi karbohidrat dan tanpa protein, Anda akan lapar lagi dengan sangat cepat. Karenanya telur merupakan makanan sarapan yang sempurna, yang perlu diperhatikan adalah cara menyiapkannya (memasaknya) sebelum dimakan. Dalam sarapan misalnya, telur rebus adalah pilihan yang sehat karena tidak ada bahan lain yang ditambahkan seperti garam atau mentega, akan lebih baik menyajikannya dengan sedikit minyak zaitun.






(ADP)