Video “100 Years of Beauty” Tampilkan Gaya Elegan Wanita Jepang dari Masa ke Masa

Sebuah video time-lapse baru yang dipadukan dengan penelitian luas bersama stylish berbakat, muncul di internet dan menjadi perbincangan diantara netizen wanita di Jepang. adalah video unik yang menampilkan evolusi style wanita Jepang selama 100 tahun terakhir. Video terbaru dari serial “100 Years of Beauty” dari cut.com kali ini mengambil inspirasi dari Jepang, sebagaimana model bernama ‘Mei’ dirias oleh stylish mulai dari gaya rambut Bouffant sampai potongan blunt, untuk merepresentasikan pergeseran trend beauty & fashion yang terjadi di Jepang selama satu abad terakhir.

Penelitian mendalam untuk video ini dilakukan oleh tim yang berisi ibu dan anak yakni Junko dan Marina Taylor, yang menjelaskan pada behind the scene untuk video Japan 100 Years of Beauty bahwa style dan trend barat memiliki pengaruh yang besar pada fashion dan kecantikan Jepang pada saat itu. Adapun style-style tersebut yakni:

Glamour Girl: Tampilan yang populer pada 1910-an adalah updo canggih yang mengingatkan pada sebuah nada warna merah muda Edwardian, dimana wanita Jepang sering memakai makeup pucat dan lip liner merah.

Pada 1920-an, Jepang tengah berada di demokrasi Taisho dan para perempuan disana banyak meniru trend kecantikan yang mereka lihat di majalah mode paris, termasuk gaya perm dan telinga yang disembunyikan. Selanjutnya pada 1930-an, dapat dilihat naiknya popularitas trend rambut yang lebih pendek yang juga dipengaruhi barat, Boyish ‘moga’ style.

War Time: selama tahun 1940-an banyak wanita Jepang yang mengenakan bandana di keningnya. Lalu, Tied down: Selama tahun 1950, Audrey Hepburn sering mengenakan syal putih, dan banyak perempuan Jepang meniru tampilan klasik-nya.

Masuk ke tahun 1960-an, ‘good times’, perempuan Jepang banyak meniru tampilan yang mereka lihat pada bintang pop. Selanjutnya, Sexy Siren: pada tahun 1970-an tatanan rambut bob blunt menjadi trend yang begitu besar dikalangan wanita Jepang.

New Look: Penyanyi Seiko Matsuda menciptakan style 'burikko' penampilan pribadi selama tahun 1980, yang disalurkan dengan tampilan seorang gadis muda yang tak berdaya. Di era 90-an, semakin banyak wanita Jepang yang menggunakan tatanan rambut panjang atau disebut dengan gaya ‘wild things’.

Layered Look: seperti dekade, tatanan rambut di tahun 2000 adalah campuran dari konsumerisme dan kesederhanaan. Selanjutnya Big Hair: sekitar waktu pergantian abad juga menjadi waktu dimana gaya bouffant melakukan comeback sebagai trend di Jepang.

Demure Decade: lebih keibuan, tampilan natural kembali dalam trend kecantikan Jepang pada tahun 2010. Yang terakhir, Crazy Colors: tahun 2015, Tokyo street style yang dikenakan oleh gadis-gadis Harajuku membawa gaya rambut penuh warna/rainbow menjadi mainstream di negeri tersebut.

Lihat video perjalanan trend kecantikan wanita Jepang selama satu abad terakhir dalam video time-lapse dibawah ini:







foto: cut.com

(ADP)