Ahli Gizi Jepang: Seporsi Kari Sehari Bantu Cegah Kebotakan Rambut


Bagi penggemar masakan kari, sebuah berita baru dari Tokyo Jepang mengatakan kari diyakini mencegah kerontokan rambut. Kari, Salah satu makanan berbumbu khas ini yang juga merupakan salah satu makanan yang digemari orang Jepang sehingga mudah didapatkan, mulai dari restoran anak-anak, tempat makanan cepat saji, sampai di restoran high-end. Banyak supermarket di Jepang memiliki bagian yang ditujukan untuk kari instan dengan berbagai pilihan rasa berbeda, layaknya sereal di Amerika. hidangan ini awalnya datang dari India dan lalu mengalami transformasi Jepang, sekarang makanan menjadi super populer di seluruh bahkan di luar negeri.

Terdapat satu kesamaan lain yang dimiliki Jepang dan India selain kecintaan mereka terhadap kari. Yakni, presentase yang rendah untuk kasus kebotakan rambut pada laki-laki. Menurut survei yang dilakukan oleh pembuat wig besar di Jepang, negara itu menduduki peringkat 14 dalam daftar negara dengan persentase tertinggi kebotakan pada laki-laki. Sementara, negara-negara Barat berserakan di posisi atas untuk itu, dengan tingkat kebotakan pada pria yang terjadi di Amerika lebih dari dua kali lipat Jepang, dan India bahkan tidak masuk 20 besar.

Apa alasan dibalik semua ini? ahli gizi Jepang Yoshiko Nakagawa mengatakan bahwa penyebabnya adalah kari. Campuran rempah-rempah yang ditemukan dalam kari seperti kunyit, saffron, pala, dan zat capsaicin baik untuk metabolisme tubuh dan sirkulasi darah, yang dikenal untuk mendorong pertumbuhan rambut sehingga konsumsi makanan kari juga diyakini ahli gizi Jepang tersebut sebagai cara alami dan mudah untuk mencegah kebotakan. Rempah-rempah yang ditemukan dalam kari pada dasarnya sama seperti obat-obatan di belahan dunia Timur. obat alternatif telah terbukti efektif dalam banyak situasi, sehingga khasiatnya sesuai dengan apa yang anda butuhkan.

Seperti ini tanggapan netizen Jepang tentang kabar ‘berbumbu’ ini:

"Makan kari tiga kali sehari! Mengerti!" (orang ini pasti sangat menyukai kari)

"Saya tidak yakin. Ada begitu banyak orang Jepang / India botak. "

"Apakah terhitung botak jika Anda menyembunyikannya dengan sangat baik?"

"Aku tidak suka kari atau memiliki rambut, jadi saya kira saya siap."

"Tunggu sebentar. Ghandi ... Dhalsim .... Mereka semua botak! "

Meski tidak percaya 100% terhadap temuan diatas, alasan lain untuk makan lebih banyak kari yang lezat tidak akan menjadi hal yang begitu buruk bukan?







foto: coco ichibanya

(ADP)