Bau Kaki? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya

Terkadang bau kaki mengganggu kegiatan kita sehari-hari, bahkan kita pun menjadi malu dan risih apabila bau itu muncul. Apalagi kalau teman kita yang lain merasakan bau kaki kita sendiri. Tapi sebelumnya kalian sudah tahu belum, asal muasal bau kaki tersebut?

Jadi begini...

1. Kaki kita berkeringat sekitar satu cangkir per harinya. Tetapi keringat di kaki sebenarnya tidak berbau

2. Adanya bakteri actynomycetes.

Jadi, keringat di kaki kita bercampur dengan bakteri actynomycetes. Bakteri ini menguraikan lemak dan protein yang ada pada keringat dan menghasilkan gas. Ada 3 macam gas, yaitu propanoic acid (berbau kecut), methanethiol (berbau seperti belerang dan keju), dan isovaleric acid (berbau tengik/asam seperti cuka).

Gas inilah yang mengganggu aroma kesegaran ruangan jika ada yang membuka alas kakinya. Gas ini dapat menguap dan tertiup angin. Pada beberapa kasus, bau kaki sering kali terhambat karena pemakaian kaus kaki dan alas kaki yang terlalu ketat. Sehingga gas akan terhambat dan keluar ketika kita melepaskan alas kaki.

Dan berikut ini ada lima langkah menghilangkan bau kaki:

1. Saat menggunakan sepatu, usahakan juga menggunakan kaus kaki yang tentunya rajin kamu ganti.

2. Jika menggunakan sepatu seharian, sesekali lepas lah sepatu kamu. Lalu lap kaki kamu dan bagian dalam sepatu.

3. Menjaga kaki dan jari kaki tetap bersih.

4. Jemurlah sepatu kamu dibawah sinar matahari dan gunakan deodoran kaki.

5. Gunakan sepatu dengan ukuran yang pas, yang memungkinkan kaki bisa bernafas.

Kamu bisa mempraktekkan lima langkah dengan mudah, dan kamu sudah bisa kembali percaya diri tanpa khawatir akan bau kaki.


Foto: slawog.net, kaskus-dimension

(Fa)