Peniliti Jepang Mendapatkan Nobel Prize atas Temuannya

Kali ini Nobel Prize untuk physiology atau medicine diberikan kepada Yoshinori Ohsumi dari Jepang untuk penemuannya tetang autophagy - yaitu bagaimana tubuh yang rusak membangun kembali komponen sel.

Karya Ohsumi ini sangat penting karena membantu menjelaskan apa yang salah dengan penyakit, dari kanker hingga parkinson. Dia meletakkan gen yang mengatur proses "self eating". Error dalam gen sendiri dapat menyebabkan penyakit.

Tahun lalu, hadiah ini diberikan kepada tiga ilmuwan yang berhasil mengembangkan pengobatan untuk malaria dan penyakit tropis lainnya.

Berbicara tentang "self eating", ini karena tubuh seringkali menghancurkan selnya sendiri yang kedengarannya adalah sesuatu yang buruk. Tapi dalam autophagy ini merupakan pertahanan alami yang digunakan tubuh untuk kita bertahan hidup. Hal ini juga memungkinkan tubuh untuk mengatasi kelaparan dan mampu melawan bakteri dan virus. Dan membersihkan diro dari sampah lama untuk memberikan jalan bagi sel-sel baru berkembang.

Kegagalan autophagy terkait dengan banyak penyakit usia tua, termasuk demensia. Penelitian sekarang pun sedang berlangsung untuk mengembangkan obat yang dapat menargetkan autophagy di berbagai penyakit, termasuk kanker.


Foto: bbc

(Fa)