Nenek di Jepang Menjadi Trainer Pokemon

sumber foto: rocketnews

Kamu tidak akan pernah disebut terlalu tua untuk ikutan berburu Pokemon dalam game Pokémon GO dan rasakanlah pro dan kontra game yang paling kontroversial di dunia online-game.

Pada awalnya, Pokémon ditujukan hanya untuk anak-anak. Pencipta franchise game ini, Satoshi Tajiri, bahkan mengatakan inspirasi dari permainan ini adalah permainan menangkap serangga, mainan tradisional anak-anak Jepang ketika musim panas tiba.

Namun selama 20 tahun, fanbase Pokémon melebar melampaui niatan awal game tersebut. Kini game interaktif ini dimainkan tidak hanya oleh anak-anak seolah dasar, namun juga orang dewasa, dan bahkan usia lanjut.

Dengan rilisnya di tahun ini, Pokémon GO bisa dimainkan siapapun yang memiliki smart phone. Mereka menikmati keseruan berburu Pocket Monsters, dan secara gratis pula. Menariknya, seorang nenek di Jepang mengubah gaya hidupnya secara drastic sejak ia menjadi Pokémon Trainer, dan kisahnya ini menyenangkan sekaligus mengkhawatirkan keluarganya.

友人がばあちゃんにスマホ持たせてポケゴ教え込むばあちゃんはまるばあちゃん老人会でポケゴ布教みんなスマホを買って歩き回るみんな足腰が強くなって、検診でも明らかに健康になる。歩く距離が大幅に伸びてなかなか帰って来ず、家族に捜索願を出されそうになる。今ここ


さばぴっぴ(プリンセスおじさん) (@saws_skmdrt) October 23, 2016

Kira-kira begini artinya:

Temanku memberi smartphone pada neneknya, lalu menceritakan tentang Pokémon GO.

Si Nenek benar-benar terjun dalam game tersebut.

Nenek menyebarkan berita gembira tentang Pokémon GO pada nenek-nenek lain di perumahannya.

Mereka semua beli smartphone dan sama-sama berjalan kaki memburu pocket monster.

Kaki mereka jadi lebih kuat, dan hasil pemeriksaan kesehatan mereka jauh meningkat sejak mereka mulai main.

Mereka berjalan lebih lama dan lebih lama sehingga keluarga mereka khawatir dan mulai menelepon polisi karena menyangka nenek mereka hilang.

Hey, apakah kamu juga pemburu pocket monster? Mungkin kita juga bisa menjadi lebih sehat kalau kita menghabiskan lebih banyak waktu berjalan kaki untuk memburu pokemon dan tidak menggunakan kendaraan. Tetap saja, aku berharap nenek-nenek keren ini ingat untuk menelepon rumah dan ingat jalan pulang. Hati-hati di jalan ya, nek! (AOZ)