Kenali Neurotic, Gangguan Kepribadian yang Siapa pun Bisa Mengidapnya



Neurosis atau psikoneurosis, adalah istilah yang merujuk kepada ketidakseimbangan mental yang disebabkan stress. Ini merupakan suatu jenis penyakit mental yang lunak, dimana kondisi psikis berada dalam ketakutan dan rasa kecemasan yang kronis.

Neurosis sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu ‘neuron’ artinya ‘saraf’ dan ‘osis’ artinya penyakit atau gangguan. Hal ini diperkenalkan oleh Cullen, yang dia pun mengartikannya sebagai gangguan perasaan dan gerakan yang disebabkan oleh kelainan saraf. Dan untuk saat ini neurosis didefinisikan sebagai gangguan mental yang mengenai sebagian kecil aspek kepribadian, dan orang yang mengalaminya masih dapat melakukan pekerjaannya sehari-hari dan tidak membutuhkan perawatan di rumah sakit.


Faktor Neurosis

Banyak yang menjadi faktor dari neurosis ini sendiri, adanya kemungkinan faktor biologis yaitu kelainan tidur. Atau kesalahan dari perkembangan kepribadian dan ego yang memuncak dan kesulitan beradaptasi pada masa remaja dan dewasa muda. Jika kita jabarkan diantaranya adalah:

  • Stress mental dan jasmani yang berlebihan
  • Pengalaman emosional yang sangat menyakitkan atau mendalam
  • Ada masalah yang tidak bisa dipecahkan
  • Jadwal kerja yang sangat padat sehingga tidak ada waktu untuk istirahat atau bersantai
  • Penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan


Gejala Neurosis

Pada dasarnya gejalan neurosis yang paling menonjol adalah kecemasan yang berlarut-larut dengan intensitas yang cukup kuat. Gejala lainnya yaitu berupa psikis dan fisik, seperti takut berlebihan, depresi, apatis dengan lingkungan, merasa tidak aman, gangguan percaya diri, merasa tidak mampu, suasana hati yang berubah-ubah, mudah tersinggung atau marah, kesedihan mendalam, kebingungan, penghindaran, berpikiran negative, suka menyendiri, dan lain-lain.

Sedangkan untuk gejala fisik, diantaranya rasa lemah dan kurang fit, mudah letih, kurang semangat, bermalas-malasan, sesak nafas, dada rasa tertekan, panik, berkeringat dingin, gangguan pencernaan, tidak nafsu makan, tangan gemetar, sering kencing, serta sakit kepala, perut, atau dada.


Penanganan

Pengobatan untuk neurosis adalah dengan psikoterapi, atau dengan obat tertentu seperti obat anticemas dan antidepresan. Selain itu agar pengobatannya berhasil, tentunya harus didukung oleh keluarga, teman, pasangan, dan lain-lain. Dan jangan lupa untuk rutin kontrol ke dokter atau pun psikiater.

Bagaimana? Apakah kamu merasakan gejala neurosis yang sama?


Source: kerjanya.net

(Fa)