‘Google Word Lens’ Terjemahkan Huruf Kanji dengan Smartphone

Sejarawan Jepang mungkin menganggap tanggal 26 Januari lalu sebagai hari ‘akhir’ dari huruf tradisional Jepang, Kanji. Pasalnya pada tanggal itu, Google telah meluncurkan ‘Word Lens’ dalam bahasa Jepang, yang memungkinkan kondisi di mana anak-anak di Jepang menutup buku tulis, menyingkirkan pena kaligrafi, dan mengambil telepon pintar mereka untuk dapat membaca huruf indah Jepang yang terkenal sulit untuk dipelajari.

Mungkin terdengar sedikit berlebihan, namun add-on terbaru Google itu tidak kalah revolusioner. Bagaimana sistem itu bekerja? Yang diperlukan hanyalah dengan membuka aplikasi Google translate, arahkan ponsel ke arah tulisan atau huruf Jepang, dan aplikasi itu akan langsung menerjemahkannya kendalam tulisan berbahasa Inggris. Terlebih lagi, kita tidak memerlukan koneksi internet untuk melakukannya.

Aplikasi potensian Word Lens sangat bermanfaat, untuk orang-orang yang mempelajari bahasa asing (Jepang) misalnya, mereka dapat memeriksa keterampilan atau kemampuan Kanji mereka secara real-time. Selain itu, kini wisatawan yang berkunjung ke Jepang dapat menavigasi tujuan mereka dengan mudah, yang mana juga dibutuhkan menjelang Olimpiade Tokyo 2020.


Dikombinasikan dengan tanda-tanda yang terdapat di jalan-jalan, Google Word Lens akan menjadikan Jepang salah satu negara non-berbahasa Inggris paling ramah di dunia. Satu-satunya kekurangan dari add-on baru ini mungkin adalah, tidak dapat menerjemahkan kata-kata yang diucapkan oleh seseorang, tidak seperti translator portable ‘ili’ yang akan segera dirilis.

Kecepatan teknologi penerjemah yang berkembang pesat ini mungkin menimbulkan pertanyaan penting seperti: apakah mempelajari bahasa asing akan menjadi hal yang ditinggalkan? Mungkin waktu yang dapat menjawabnya. Namun untuk saat ini, Google Word Lens merupakan alat yang berguna untuk para traveler dan wisatawan.







foto: japantrends

(ADP)