Koenji, Surga untuk Para Hipster di Tokyo

Mencari barang-barang vintage titipan atau buah tangan ‘keren’ untuk teman dengan selera yang ‘berbeda’? Mungkin anda tidak akan menemukan itu di lokasi-lokasi belanja utama yang terdapat di Tokyo, cobalah menjelajah Koenji di sore hari, sebuah lingkungan kecil yang terletak hanya 10 menit kearah barat dari Shinjuku menggunakan kereta.

Merupakan tempat yang digambarkan oleh Haruki Murakami dalam karyanya 1Q84 dan tempat lahirnya scene punk ibukota Jepang, Tokyo. bukan karena reputasinya saja, anda akan terpesona oleh suasana trendi dan budaya retro yang terdapat disana. Mulai dari butik pakaian, toko buku, restoran, sampai kuil, semua seakan menunjang ‘hype’ lokasi yang dikatakan menjadi surganya para hipster ini.

Isi kembali energi anda sebelum menjelajah tempat keren ini, sebuah restoran ramen bernama ‘Tabushi’ yang hanya berjarak satu menit dari stasiun. Seperti kebanyakan restoran di Jepang, kita akan memesan menggunakan vending machine sebelum duduk dan mendapatkan pesanan kita yang dilayani oleh pekerja restoran yang juga ramah. Yang menarik, kita dapat upsize menu pesanan kita tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Salah satu yang direkomendasikan dan banyak dipesan pelanggan adalah ramen dengan topping udang.

Seperti portal ajaib, anda akan menemukan berbagai toko bergaya Amerika yang sengaja dibawa ke lingkungan kecil di Jepang tersebut. toko buku outdoor, butik-butik pakaian vintage, dan toko musik berjajar sepanjang jalan kecil Koenji yang padat. Bahkan terdapat area terbuka dan lokasi arcade gaming tertutup yang terletak di dekat stasiun.

Lokasi ini benar-benar surga untuk para hipster, penggemar gaya retro, bahkan underground scene secara umum. Anda akan menemukan berbagai pilihan jacket keren mulai dari 1000 yen, t-shirt yang dibanderol dengan harga 700 yen dan berbagai aksesoris dan pakaian bergaya klasik.

Bagi anda yang ingin mempelajari bahasa Jepang, anda dapat membeli komik manga atau buku anak dengan harga 100 yen. atau, pilih novel jika sudah fasih berbahasa Jepang dengan harga yang tidak jauh berbeda di toko-toko buku yang terdapat di Koenji.

Untuk melengkapi penjelajahan sore di Koenji, terdapat kuil kecil yang terlihat begitu rapi di penghujung lokasi untuk para jemaat yang menyempatkan diri di tengah kesibukan mereka dan mendapatkan pencerahan spiritual.

Jika dalam perjalanan ke Jepang anda memiliki waktu untuk dihabiskan di Tokyo dan ingin merasakan pengalaman budaya unik versi lebih sederhana dari Brooklyn, New York. Anda hanya perlu menaiki kereta Chuo line dari Shinjuku dan lihat bagaimana tempat yang digadang sebagai surganya para hipster itu.









foto: jpninfo

(ADP)