Percaya Nggak? Café Keren di Kyoto ini Tadinya Sebuah Pemandian Umum Lho..

Kyoto, salah satu kota terbesar yang terdapat di Jepang, kota yang kaya akan sejarah dan kebudayaan. Satu tempat di kota tersebut yang jelas menunjukkan sifat-sifat tersebut bisa dikatakan adalah Arashiyama. Terdapat banyak tempat-tempat wisata terkenal di daerah itu, misalnya seperti Togetsukyo Bridge dan Daikakuji Temple, begitu banyaknya hingga cukup mudah untuk mengabaikan tempat-tempat menarik lainnya.

Tidak Jauh dari Stasiun Saga-Arashiyama, terdapat sebuah café bernama ‘Sagano-Yu Café’ yang mungkin pada awalnya akan terlihat aneh namun ternyata itu sangat bagus. Alasan untuk pendapat tadi adalah sejarah dari pembentukan café itu sendiri, yang bisa dikatakan cukup unik. Sebelum tempat itu dikenal sebagai sebuah café modern yang terlihat kekinian, mulanya bangunan café itu adalah sebuah sento atau pemandian umum tradisional Jepang.

Pada tahun 1923, Sagano-Yu yang juga dikenal sebagai Sagayu, adalah sebuah pemandian untuk umum. Seperti kebanyakan pemandian, Sagayu dikenal sebagai tempat untuk relaksasi dan rekreasi. sebagaimana jumlah pengunjung yang menurun untuk pemandian umum di Jepang, itu menyebabkan kebangkrutan yang tak terelakkan.

Begitupun Sagayu yang telah mengalami nasib yang sama, dan akhirnya ditutup sebagai pemandian umum pada tahun 2005. Tapi dengan lokasi yang ramai akan wisatawan, kepentingan di lokasi itu masih tinggi, dan kehidupan baru memberikan napas ke bangunan pemandian. Setelah beberapa renovasi, sampai akhirnya tempat itu dibuka kembali, bukan sebagai pemandian melainakan café modern.

Pemandian umum ini direnovasi menjadi sebuah café di tahun 2006, masih dapat terlihat ubin, kran, cermin, dan interior asli lain yang dulu digunakan dalam pemandian umum. Sagano-Yu Café, berdiri menempati bangunan tersebut. Di lantai pertama terdapat meja dan kursi, dapur, dan sebuah toko. Di lantai dua, Anda dapat melihat alat perkakas yang tersedia untuk dibeli. Ketika menjelajahi café lebih detail, pengunjung akan melihat bahwa interior putih menenangkan bercampur dengan baik dengan tanaman hijau dan mebel kayu. Campuran dari semua aspek ini bersama-sama membuatnya menjadi tempat yang sangat santai bagi pengunjung.

Sagano-Yu café merupakan contoh sempurna dari tradisi Jepang yang beradaptasi dengan dunia modern. Cukup menyedihkan bahwa jumlah pemandian umum di Jepang semakin menurun, tapi ini adalah cara mengagumkan unruk mempertahankan sento dengan cara efisien lain. Alih-alih menghancurkan bangunan yang indah dan membangun sesuatu yang baru, mereka malah memilih untuk menggabungkan konsep baru dengan yang lama.

Dengan konsep ini, semua orang masih bisa menikmati estetika tempat tersebut. bagi orang Jepang, mereka bisa merasakan nostalgia dari sento itu sendir. Untuk para wisatawan, mereka dapat merasa santai di tempat yang akrab dengan sentuhan barat sekaligus menghargai bagian dari budaya Jepang. Jika Anda mengunjungi daerah Sagano, pastikan untuk mampir dan menikmati secangkir kopi di café keren ini.








foto: dowhatyouloveforlive

(ADP)