Ini Bukan Kapal Luar Angkasa, Melainkan Salah Satu Kuil Paling Unik di Tokyo

Terdapat banyak arsitektur bangunan yang indah di seluruh Jepang, mulai dari bangunan tua sampai modern. Salah satunya adalah kuil Reiyukai Shakaden yang terletak di pusat kota Tokyo, di dekat Menara Tokyo yang Terkenal. Ini adalah sebuah kuil modern yang dibangun dalam bentuk kapal luar angkasa sci-fi dengan eksterior hitam yang mencolok. Ini adalah pusat untuk Buddhisme Shakyamuni, bentuk asli ajaran Buddha yang ditentukan dalam kitab suci kuno.

Tempat tersebut dibuka untuk umum pada tahun 1975. Namun, organisasi pendiri, Reiyukai, dimulai pada tahun 1930 oleh Kakutaro Kubo dan Kimi Kotani untuk memuliakan ajaran Buddha Sakyamuni, Yang merupakan Buddha pertama. Sejak saat itu, hampir 5.14 juta orang dari seluruh dunia menjadi anggota organisasi ini. Ini dianggap sebagai sekte Buddhisme modern berkat ajarannya yang unik.

Kata 'Shakaden' berarti tempat tinggal Sakyamuni. Buddha Gautama, pendiri Buddhisme, juga dikenal sebagai Shakyamuni. Kata 'Shaka' berasal dari nama Buddha klan India. Gerakan Reiyukai mulai mendekatkan orang ke ajaran Sang Buddha pertama. Tujuan mereka adalah memuliakan filosofi dan membawa kedamaian bagi dunia.

Tidak seperti kuil lainnya, Shakaden tidak memiliki sistem pendeta. Cita-cita Reiyukai berasal dari Saddharma Pundarika Sutra, kitab suci Budha kuno yang konon merupakan basis dari banyak sekte Buddhis Asia Timur seperti Mahayana dan Nichiren. Reiyukai telah berkontribusi terhadap banyak bantuan dan karya kemanusiaan di berbagai wilayah di Asia Pasifik. Unit Eurasia juga merupakan bagian dari kelompok LSM konsultatif khusus PBB. Kuil Reiyukai Shakaden di Tokyo juga menawarkan pelajaran bahasa Jepang untuk orang asing tanpa meminta uang sebagai imbalannya.

Bagian eksterior kuil Reiyukai Shakaden menyerupai kapal luar angkasa dari Star Trek. Desain yang tidak biasa ini membuat kuil ini tidak bisa dikenali sebagai tempat ibadah pada pandangan pertama. Meski bangunannya terlihat agak menakutkan dari luar, itu sangat berbeda di dalam dengan sambutan staf yang ramah. Interiornya spektakuler dengan patung Buddha setinggi delapan meter yang terbuat dari kayu kamper yang duduk di aula utama. Kuil ini juga menampung ruang konferensi, plaza, kafetaria dan masih banyak lagi.

Pertemuan sosial sering dilakukan dengan anggota lokal yang aktif berpartisipasi dalam gerakan Reiyukai. Pelayanan sosial yang dilakukan disana juga layak disebutkan. Kuil memiliki waduk besar di dalamnya yang penuh dengan air bersihuntuk membantu orang yang membutuhkan dalam keadaan darurat atau bencana alam.

Lakukanlah kunjungan ke kuil Reiyukai Shakaden saat Anda berada di Minato-ku, pusat kota Tokyo. Jika Anda mengunjungi Tokyo Tower sebelumnya, Anda bisa mendapatkan pemandangan kuil yang bagus dari atas sana. Selain itu, jika Anda tertarik dengan pelajaran bahasa Jepang gratis atau ingin terlibat dalam beberapa kegiatan budaya, kuil ini pasti layak untuk dikunjungi.






foto: reiyukaiglobal

(ADP)