% Arabica, Toko Kopi Populer yang Mendunia


Jika ada kerabat anda yang sedang berlibur ke Jepang atau anda memiliki teman orang Jepang di Instagram atau Twitter, terdapat satu hal yang munkin diperhatikan dari posting mereka di media sosial tersebut diluar daya tarik dari Jepang yang terkenal lainnya seperti: Shibuya Crossing, Kota tua Kyoto, Disneyland, dsb. adalah kopi susu dari kedai kopi, yang kini menjadi semakin populer di kalangan dewasa-muda, bahkan anak sekolahan.

Fenomena itu telah terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia, di mana kedai kopi dari franchise impor ternama sampai kedai kopi yang baru memulai bisnisnya, banyak diserbu konsumen, entah mereka adalah seorang penggemar kopi atau hanya sekedar untuk kebutuhan eksistensi di media sosial mereka.


Sebuat saja ‘Toko Kopi Tuku’ di Jakarta Selatan, toko yang nyatanya adalah tugas akhir mahasiswa di sekolah tinggi bisnis yang juga terletak di Jakarta itu kini telah menjadi ‘hits’ di berbagai kalangan konsumen. Sejak pagi, orang-orang hingga ojek online sudah mengantri panjang untuk mendapatkan kopi susu produk dari kedai tersebut. semakin banyak orang yang membeli lalu mempostingnya di media sosial, menjadikan bisnis tersebut cukup besar saat ini.

Fenomena demikian juga terjadi di Kyoto, Jepang. Berlokasi di dekat Kuil Hokanji yang terkenal di kota tersebut, terdapat sebuah toko kopi bernama ‘% Arabica’, yang telah menjadi salah satu kedai kopi paling ‘hits’ di Kyoto sejak di buka pada tahun 2014. Untuk mereka (orang Indonesia) atau siapapun yang mencari saingan untuk Toko Kopi Tuku atau merek terkenal lain di Jepang, mereka harus mengunjungi tempat ini. tempat ini begitu populer, tak heran bahwa kopi susu yang ditawarkan oleh % Arabica kerap di temukan di bagian ‘explore’ pada Instagram atau di dalam posting kerabat anda yang tengah mengunjungi Kyoto.

Tidak sekedar populer untuk media sosial, kopi yang ditawarkan % Arabica juga sangat menarik. Kepala barista tempat tersebut, Junichi Yamaguchi, pernah memenangkan hadiah pertama di Kejuaraan Seni Fest Latte Coffee Fest di Tokyo tahun lalu, dan menyulap desain busa yang rumit dengan gaya yang santai. Sementara itu, pelanggan yang ingin membeli biji kopi dapat memilih dari lebih dua lusin varietas, termasuk beberapa dari pertanian Arabika sendiri yang terletak di Hawaii, dan lalu meminta biji kopi tersebut dipanggang untuk dijadikan segelas kopi di tempat.

Tidak disangka bahwa pelanggan menyukai hal tersebut, seperti yang dikatakan Yamaguchi. keseluruhan proses tersebut hanya memakan waktu 10 menit, dan tidak banyak tempat yang memberikan penawaran seperti yang dilakukan di % Arabica Kyoto.

% Arabika adalah gagasan dari Kenneth Shoji, bos perusahaan perdagangan yang telah banyak berinvestasi dalam kopi spesial. Selain memiliki kebun kopi, perusahaannya, Asiamix, adalah distributor mesin espresso canggih ‘Slayer’ dan satu-satunya eksportir dari Tornado King Roaster buatan Jepang. (Cabang pertama dari% Arabica dibuka pada tahun 2013 di Hong Kong, kantor pusat Asiamix). "Dia membawa banyak ide baru untuk skena kopi", kata Yamaguchi.

Sementara pengunjung dari luar negeri cenderung menemukan ‘% Arabica’ melalui situs TripAdvisor (dimana saat ini mereka berada di urutan keempat sebagai "Restoran Terbaik di Kyoto"), Yamaguchi mengatakan bahwa pelanggan Jepang sering datang setelah rekomendasi dari mulut ke mulut. Aplikasi jejaring sosial Instagram adalah daya tarik besar lainnya: Yamaguchi dan seni lattenya telah menarik lebih dari 33.000 followers.

Pada bulan Juli 2015, toko tersebut mendapatkan saudara kandung atau cabang di Kyoto. saat sebuah kios kopi baru dibuka di distrik Arashiyama barat di mana dikenal sebagai tempat wisata yang sibuk, Yamaguchi menjelaskan bahwa mereka tidak hanya memancing pelanggan baru, melainkan mencari mitra waralaba internasional. "Kami memiliki beberapa pelanggan dari Kuwait yang menyukai konsep tersebut, jadi di situlah kami akan membuka cabang selanjutnya, tambah Yamaguchi.






foto:pinterest, thedirectory.coffee,foody.id

(ADP)