Rakuten Terjun ke Industri Penerbangan dan Berkolaborasi Dengan AirAsia

sumber foto : indo-aviation

Ritel online terkemuka Jepang Rakuten Inc merambah ke industri penerbangan dengan berinvestasi di maskapai penerbangan baru yang murah, yang dibentuk oleh AirAsia Malaysia.

Kedua perusahaan diharapkan untuk mengumumkan rincian rencana bisnis baru sedini mungkin pada 1 Juli.

Rakuten bermaksud untuk berinvestasi hingga sepertiga dari modal untuk Air Innovation. Berbasis penerbangan baru di Tokyo dijadwalkan akan memulai layanan penerbangan reguler dari Bandara Chubu di Prefektur Aichi, antara bandara lain, antara musim panas dan musim gugur tahun 2015, menurut sumber-sumber.

Yoshinori Odagiri telah ditunjuk presiden Air Innovation. Odagiri adalah presiden dari AirAsia Japan, perusahaan ini patungan dengan All Nippon Airways Co, yang dibubarkan Oktober lalu karena lesunya penjualan.

Strategi dasar AirAsia menawarkan layanan terbatas dalam penerbangan untuk mendapatkan harga tiket pesawat termurah. Perusahaan ini ingin menawarkan harga lebih rendah daripada pelanggan airlines lain dengan membatasi investasi melalui langkah-langkah seperti penggunaan sistem ritel online Rakuten untuk penjualan tiket.

Pimpinan Rakuten dan CEO Hiroshi Mikitani, yang telah menjadi pendukung vokal deregulasi, diharapkan dapat mengatasi masalah industri penerbanganyang diatur secara ketat oleh negara.

" Kita tidak bisa menarik lebih banyak wisatawan ke Jepang kecuali kita berurusan dengan tingginya biaya penggunaan bandara dan terbatasnya jumlah slot keberangkatan dan kedatangan," kata Mikitani dalam simposium pada bulan April di Tokyo.

Turut hadir dalam simposium CEO AirAsia Tony Fernandes, yang sedang mencari pasangan baru setelah pembubaran AirAsia Jepang. Fernandes mengatakan bahwa ia ingin tim dengan seseorang yang dapat mempengaruhi pemerintah dan berbagi pandangannya.


sumber : asahi shimbun