Jepang Batalkan Peringatan Tsunami Setelah Gempa Taipei

Peringatan akan terjadinya tsunami datang dari kepulauan Okinawa menyusul gempa berkekuatan 6.6 skala ritcher yang mengguncang Taiwan pada hari senin. Satu orang meninggal dunia dan satu dibawa kerumah sakit akibat gempa kuat yang terjadi di Taiwan yang juga mengguncang bangunan di pusat Taipei dan memicu terjadinya peringatan tsunami di barat daya Jepang.

Peramal cuaca di Jepang pada hari Senin telah memperingatkan gempa berkekuatan 6,6 dapat menyebabkan tsunami setinggi satu meter yang mempengaruhi beberapa pulau di rantai Okinawa, tetapi mereka menarik kembali peringatan sekitar satu jam kemudian, dengan tidak adanya gelombang abnormal yang tercatat.

Tidak ada kerusakan yang dilaporkan terjadi di Jepang, tapi sebuah bangunan apartemen empat lantai di bagian New Taipei City terbakar setelah kotak listrik di luar blok meledak akibat gempa. Seorang pria tua yang tinggal di gedung meninggal dunia. Penduduk lain dirawat di rumah sakit setelah tersedak di api, seperti yang dilaporkan media lokal.

The US Geological Survey mengatakan gempa, pemerintah Jepang yang semula diletakkan di 6,8, melanda 71 km sebelah timur dari Hualien, Taiwan pada 01:43 GMT. Jepang duduk di pertemuan empat lempeng tektonik bumi dan lebih dari 20 persen dari gempa bumi di planet ini yang paling kuat setiap tahunnya. Lebih dari 18.000 orang tewas oleh tsunami besar yang menabrak pantai timur laut pada tahun 2011 setelah gempa berkekuatan 9,0 besar.

(ADP)