Jepang Kirim Bantuan Untuk Nepal Pasca Gempa

foto: voa

Longsoran salju dipicu oleh gempa berkekuatan 7.8 skala ritcher yang menghancurkan pusat Nepal pada hari sabtu, menewaskan satu pendaki asal Jepang dan korban luka-luka lainnya di base camp Gunung Everest. Telah dikonfirmasi, dua orang paruh baya menjadi korban dari bencana ini. seorang laki-laki meninggal dunia dan seorang wanita mengalami cidera, sampai saat ini belum jelas identitas dari kedua korban.

Tim Bantuan Bencana Jepang beranjak ke Nepal pada hari minggu dari bandara Narita, keberangatan mereka yakni untuk memberikan bantuan darurat pasca gempa yang mengguncang Kathmandu dan Negara-negara tentangga sekitarnya.


foto: japantoday

Gempa datang tidak lama sebelum tengah hari pada hari sabtu, bencana ini menjadi salah satu bencana terburuk yang pernah dialami Negara tersebut selama lebih 80 tahun terakhir. Jumlah korban tewas dilaporkan kini telah mencapai 2.200 dengan ribuan lainya terluka dan kerusakan struktur kota yang cukup parah. Menurut laporan media terakhir, sebanyak 53 korban meninggal di India, 17 orang di Cina dan tiga di Bangladesh.


Sejauh ini , 17 mayat korban telah ditemukan di Gunung Everest setelah gempa pertama, gempa tersebut merupakan gempa terkuatyang pernah dialami Nepal selama 81 tahun terakhir yang memicu terjadinya longsor disaat para pendaki dari seluruh dunia bersiap-siap untuk menaiki puncak gunung tersebut. Para pendaki berencana menaiki puncakEverest pada bulan Mei dimana cuaca sedang menguntungkan untuk mendaki.

Pemerintah Nepal telah mengabarkan bahwa Negara tersebut dalam keadaan darurat dan terus gencar melakukan kegiatan pencarian dan penyelamatan. Negara-negara lain pun turut menawarkan bantuan seperti Negara India, Pakistan dan Cina yang mengirim barang-barang bantuan dan tim bantuan bencana ke Nepal.

Jepang akan memberikan bantuan darurat termasuk tenda dan selimut senilai 25 juta yen melalui Japan International Agency atas permintaan pemerintah Nepal. Kementrian luar negeri Nepal mengatakan bantuan ini juga akan dapat membatu pencarian dari para korban yang hilang. Sekitar 70 anggota dari badan kepolisian nasional, pemadam kebakaran dan penanggulangan bencana dan pasukan penjanga perbatasan akan mengkoordinasikan upaya-upaya bantuan saat mereka tiba di Kathmandu, Nepal.


(ADP)