Badai Noul Sampai di Jepang dengan Mencatat Rekor Kecepatan Angin

Badai angin topan Noul telah sampai di pulau paling selatan Jepang dengan memecahkan rekor kecepatan angin beserta hujan deras, setelah sebelumnya badai tersebut menerjang Filipina bagian utara pada akhir pekan lalu, kencangnya badai yang menerjang Filipina dikategorikan sebagai badai super.

Selasa pagi (12/5) badan meteorology Jepang mengatakan pusat badai Noul berjarak sekitar 120 km barat laut dari Naha, kota utama di pulau Okinawa dan ibukota Prefektur Okinawa. Badai tersebut terus bergerak kearah timur laut dengan kecepatan 60 km/jam yang telah meningkat dua kali kecepatannya dari hari senin.

Pulau Shimoji mencatat angin yang berkelanjutan dengan kecepatan 165 km/jam pada selasa dini hari disusul hujan yang intens di belakang Noul. Puncak hembusan angin tercatat dengan kecepatan 211 km/jam, hal itu menjadi rekor untuk hembusan angin terkencang yang pernah di alami Jepang pada bulan Mei, kecuali hembusan angin di puncak gunungFuji.

Badai Noul yang terlihat tidak mengesankan pada satelit terlihat jelas pada radar pada selasa pagi, membuat beberapa pergerakan sedikit kekiri melewatai pulau-pulau Yaeyama oada senin malam. Hujan deras melanda Okinawa pada pagi hari namun dengan cepat hujan tersebut berpindah karena kecepatan angin. Angin yang berhembus mencapai kecepatan 80 km/jam pada pukul 6 pagi waktu lokal pada selasa pagi. Kamera pemantau menunjukan lalu lintas bergerak lancer di pulau tersebut, yang siap mengantisipasi datangnya badai dengan kekuatan anginnya.

Badai Super Noul menyapu timur laut Filipina pada hari minggu, memicu ribuan orang Filipina yang mengungsi dan meminta bantuan di pusat-pusat evakuasi. Hujan lebat ditambah kecpatan angin yang hebat juga merobohkan sejumlah rumah di pesisir Filipina, akibat dari peristiwa tersebut menyebabkan dua orang meninggal dan sekitar 3000 warga kehilangan tempat tinggal.



(ADP)