Ubur-Ubur Pelangi Berhasil Dibiakan Aquamarine Fukushima

Para peneliti telah berhasil untuk pertama kalinya mengembangbiakan fauna laut misterius berbentuk hati serupa dengan ubur-ubur yang bernama “kotokurage” di Aquamarine Fukushima pada hari selasa (12/5). Lyrocteis imperatoris, nama ilmiah untuk spesies tersebut, adalah ctnephore atau biasa disebut ubur-ubur sisir, berasal dari filum atau divisi yang berbeda dengan ubur-ubur pada umumnya, seperti ubur-ubur Nomura dan ubur-ubur bulan. Kotokurage banyak diketahui orang tentang kemampuannya menghasilkan warna-warna pelangi ketika memantulkan cahaya.


Menurut petugas akuarium yang terletak di Fukushima tersebut, nama belakang ilmiah dari kotokurage, imperatoris diambil dari bahasa latin (emperor) yang berarti kaisar sebagaimana spesies tersebut ditemukan oleh seorang ahli biologi pada kekaisaran Showa (1901-1989).


Kotokurage dapat tumbuh sepanjang 10 centimeter, spesies ini masuk golongan hemaprodite, memiliki dua alat kelamin baik wanita maupun laki-laki dalam satu tubuh. Banyak hal tentang ekologi spesies ini yang masih menjadi misteri atau belum terjawab. Hal tersebut terjadi karena, kotokurage hidup menempel pada batu di dasar laut dengan kedalaman antara 70-200 meter bukan mengambang di air. Akan sulit menggapai mereka dengan menggunakan jarring ikan. Seorang petugas akuarium mengatakan, sangat jarang bagi akuarium umum untuk memamerkan spesies ini.


foto: rfbolland

(ADP)