Ikatan Dokter Jepang Adakan Seminar Hadapi Mers

Terus bertambahnya jumlah korban meninggal dan orang yang terinfeksi virus Middle East respiratory syndrome (Mers) di Korea Selatan baru-baru ini, Minggu (7/6) sekelompok ahli kedokteran dari asosiasi kesehatan Jepang menyerukan dokter-dokter yang berada di seluruh negeri untuk selalu waspada terhadap coronavirus mers di sebuah seminar yang dilakukan di Tokyo, sekitar 180 dokter dari rumah sakit-rumah sakit di Jepang yang bertanggung jawab atas penyakit menular ikut ambil bagian dari seminar tersebut.

Dalam seminar, mereka membahas tentang situasi yang terjadi di Korea Selatan dimana virus Mers telah menyebar hingga ke 6 rumah sakit, virus tersebut menyebar dibawa oleh seseorang yang dikabarkan belum lama kembali dari daerah Timur Tengah dan dokter yang menanganinya terlalu lama mediagnosa orang tersebut terjangkit virus mers.

Para dokter kemudian disarankan memberikan kesempatan bagi pasien untuk melaporkan perjalanan luar negeri terakhir mereka di counter penerimaan atau saat konsultasi dengan dokter, untuk membantu melihat ada kemungkinan infeksi di tahap awal. Para peserta seminar juga diminta untuk meningkatkan langkah-langkah untuk mencegah infeksi virus di rumah sakit dimana mereka bertugas.

Kepala asosiasi dokter Jepang, Satoshi Iwata, memperingatkan lembaga medis di seluruh Jepang harus mengambil tindakan pencegahan menyeluruh karena banyak orang yang melakukan perjalanan keluar masuk Jepang dan Korea Selatan. Dia mengatakan asosiasi ingin meningkatkan kerjasama dengan ahli perawatan intensif dikarenakan pasien terinfeksi virus mers akan rentan untuk berkembang menjadi gejala-gejala yang serius.



foto: scmp, timedotcom

(ADP)