LINE Luncurkan Layanan Streaming Musik


Perusahaan aplikasi chatting asal Jepang Line Corp. luncurkan layanan streaming musik pada Kamis (11/6) siang di Jepang, Line memulai lebih awal untuk bisnis yang belum terjamah dimana dapat berlangganan musik pada perangkat smartphone di pasar musik kedua terbesar di dunia. Langkah yang diambil Line menjadi upaya paling ambisius untuk membalikkan pasar musik digital yang kini menurun di Jepang, dimana bentuk fisik seperti CD masih menyumbang lebih dari 80% dari total penjualan musik di Jepang.

Layanan streaming tersebut tersedia untuk pengguna Smartphone Android dan Iphone, layanan tersebut dinamai Line Music, yang memberikan akses tak terbatas ke lebih dari 1,5 lagu dengan biaya sekitar 1.000 Yen, atau akses selama 20 jam yang memakan setengah dari biaya itu. Line, sebagai jaringan sosial terbesar di Jepang dengan 58 juta orang pengguna domestik mengatakan bahwa layanan tersebut akan ditawarkan secara Cuma-Cuma atau gratis untuk dua bulan pertama.



Line musik adalah hasil kerja sama antara Avex Digital, Sony Music Entertainment dan Line Corp. yang mana anak perusahaan dari perusahaan Korea Selatan Naver Corp., Universal Music Group juga dikabarkan akan membeli saham di Line Music. Line menyatakan rencananya untuk memperluas music library mereka, dengan menampilkan seniman dalam dan luar negeri seperti Taylor Swift dan Sam Smith, hingga lebih dari 5 juta lagu pada akhir tahun ini, dan lebih dari 30 juta lagu pada tahun depan.

Pasar global untuk streaming musik telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir, menawarkan perusahaan rekaman dorongan yang sangat dibutuhkan di tengah kemerosotan yang terus terjadi dalam download digital. Apple Inc. minggu ini menawarkan layanan Apple Music selama satu bulan dengan biaya 10 dollar Amerika, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya saing dalam sebuah industry musik yang kini masih dipimpin oleh situs-situs streaming seperti Spotify, Pandora dan lainnya.

Meskipun tidak sebesar Negara besar lainnya, industri musik Jepang melihat pendapatan hanya ¥ 5.000.000 ($ 40,660) dari situs streaming berbasis langganan pada smartphone di tahun 2014, menurut Industri Rekaman Jepang. Secara keseluruhan penjualan musik digital di Jepang jatuh untuk tahun kelima berturut-turut, untuk sekitar 350 juta dolar dari puncaknya sebesar 1 miliar dollar pada tahun 2009.



foto:linecorp

(ADP)