Banjir dan Tanah Longsor akibat Hujan Bekepanjangan di Kyushu

Hujan sangat deras yang terjadi di barat daya Kyushu Jepang memicu tanah longsor dan banjir kamis kemarin (11/6), sebanyak 380,000 warga yang berada di Nagasaki dan Kumamoto disarankan untuk mengungsi akibat peristiwa tersebut. Hal ini sebelumnya telah diperingatkan oleh badan meteorologi Jepang bahwa, potensi terjadinya tanah longsor dan banjir akan besar di daerah tersebut selama hujan terus turun.

Evakuasi warga mulai diperinthkan di Kumamoto ketika air yang menggenang sampai pada ketinggian 23cm akibat hujan yang tidak berhenti turun seharian, disaat yang sama ketinggian air banjir di Nagasaki telah mencapai 31cm. Prakiraan cuaca disana mengatakan cuaca buruk diperkirakan akan berlanjut sampai hari jumat, dimana beberapa bagian di Kumamoto akan kedatangan hujan deras sepanjang malam.

Dari gambar yang dtayangkan televisi lokal, memperlihatkan air banjir berlumpur berwarna coklat menggenangi perumahan warga, serta runtuhan tanah dari bukit yang longsor, menghalagi jalan dan mengakibatkan rumah warga rusak. Menurut petugas yang berada disana, mereka tidak menerima laporan akan adanya korban cedera.

Kedua daerah tersebut cukup rawan akan terjadinya banjir dan tanah longsor ketika musim penghujan datang, peristiwa banjir disertai tanah longsor yang pernah terjadi di daerah yang sama pada 2012 menyisakan lebih dari 30 orang korban meninggal dan hilang.

Jepang kini tengah memasuki tahap musim penghujan yang cukup panjang, periode sebulan dimana hujan deras berkepanjangan akan sering datang. Sebagai Negara pegunungan dengan sedikit ruang tersedia bagi populasi sebanyak 127 juta, daerah rawan longsor yang dijadikan hunian sudah biasa di Jepang meskipun sangat berbahaya.



foto: japantimes

(ADP)